Rapimpurda KNPI Kuningan Jadi Ajang Konsolidasi, Tahapan Strategis Menuju Musda

KUNINGAN ONLINE – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) sebagai bagian dari tahapan strategis menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Agenda ini menjadi momentum konsolidasi organisasi kepemudaan (OKP) untuk menyiapkan arah kepemimpinan KNPI ke depan demi mewujudkan Kuningan Melesat.

Rapimpurda tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan, di antaranya Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Pengurus KNPI Jabar, Ketua DPD KNPI Kuningan Ahmad Jayadi, Kabid Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Deden Rendra Nurrohim Rukmana, tamu undangan lainnya, di Aula BKPSDM, Sabtu (7/2/2025).

Iklan

Ketua DPD KNPI Kuningan, Ahmad Jayadi, menjelaskan bahwa Rapimpurda merupakan tahapan awal yang krusial menjelang Musda, khususnya dalam proses verifikasi OKP yang akan menentukan hak suara dan hak bicara dalam forum Musda.

“Rapimpurda ini kan sudah masuk tahap pembukaan menuju Musda. Salah satu agenda utamanya adalah memverifikasi OKP, mana yang memenuhi syarat memiliki hak suara dan mana yang hanya memiliki hak bicara,” jelas Ajay sapaannya.

Iklan

Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 58 OKP yang terdata di internal KNPI Kuningan. Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara karena proses verifikasi masih berjalan.

“Jumlah OKP yang ada di data kami saat ini 58 OKP. Tapi hasil akhirnya belum bisa ditentukan karena proses verifikasi masih kami buka hingga tiga hari ke depan,” ujarnya.

Adapun salah satu syarat utama verifikasi adalah keabsahan struktur organisasi, termasuk kepemilikan Surat Keputusan (SK) satu tingkat di atasnya. Selain itu, Rapimpurda juga menjadi ajang evaluasi kepengurusan, termasuk kepengurusan periode berjalan.

“Betul, ini juga bagian dari evaluasi. Apalagi masa kepemimpinan saya juga akan segera berakhir,” tambahnya.

Pihaknya berharap, melalui Musda mendatang, KNPI Kuningan dapat melahirkan pemimpin baru yang berintegritas dan mampu membawa pemuda ke arah yang lebih positif.

“Harapan saya ke depan, KNPI Kuningan bisa lebih baik lagi dan menghasilkan ketua yang berintegritas. Ketua yang bisa menjadi teladan, membangkitkan semangat juang pemuda, dan berkontribusi nyata dalam membangun Kabupaten Kuningan sebagai kabupaten yang berbudaya dan maju,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi KNPI Kuningan yang selama ini bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

Ia menilai Rapimpurda bukan hanya forum organisasi, tetapi juga ruang evaluasi dan konsolidasi pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemuda Kuningan harus tampil adaptif, tetap berakar pada nilai dan budaya lokal. KNPI diharapkan mampu menyuarakan aspirasi, namun juga siap memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Tuti Andriani.

Wabup juga menegaskan bahwa tepat pada 20 Februari mendatang, genap satu tahun kepemimpinan pemerintahan daerah berjalan. Ia mengakui, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan elemen kepemudaan.

“Kami tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan pemuda. Kami berharap KNPI dan seluruh OKP bisa mengawal kami, bersama-sama mewujudkan Kuningan Melesat,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjut Tuti, membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dengan KNPI dan organisasi kepemudaan di berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas di tubuh kepemudaan, serta mendorong pemuda agar memiliki daya saing dan semangat inovasi.

“Pemuda harus kritis, tapi juga solutif. Pemerintah siap bersinergi dengan seluruh elemen kepemudaan dan kemasyarakatan untuk membangun Kuningan yang lebih maju,” pungkasnya. (OM)