RAPIMDA 2026, Pemuda Muhammadiyah Kuningan Satukan Langkah Kolaborasi Kebaikan

KUNINGAN ONLINE – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Kuningan menggelar Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan kolaborasi pemuda. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Kertaungaran, Kecamatan Sindangagung.

Mengusung tema “Bareng Pemuda Kolaborasi Kebaikan”, RAPIMDA diikuti oleh jajaran pengurus PDPM Kabupaten Kuningan serta perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dari seluruh kecamatan.

Iklan

RAPIMDA menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi program kerja, menyusun agenda organisasi ke depan, serta mempererat sinergi antarlembaga Pemuda Muhammadiyah di tingkat daerah dan cabang.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. Apt. Wawang Anwarudin, M.Sc. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat.

Iklan

Menurutnya, Pemuda Muhammadiyah harus mampu membangun gerakan kolaboratif yang memadukan potensi, kreativitas, dan kepekaan sosial. Dengan begitu, aktivitas organisasi tidak hanya berjalan secara struktural, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi umat dan bangsa.

“Pemuda Muhammadiyah harus menjadi motor penggerak kebaikan. Kolaborasi adalah kunci agar gerakan pemuda semakin relevan dan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDPM Kabupaten Kuningan, Sandi, S.Pd., menyampaikan bahwa RAPIMDA 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi yang lebih luas.

Ia menuturkan, tema yang diangkat mencerminkan arah gerakan Pemuda Muhammadiyah ke depan yang lebih terbuka, inklusif, dan responsif terhadap dinamika sosial.

“RAPIMDA ini bukan sekadar rapat rutin, tetapi ruang untuk menyatukan gagasan dan energi pemuda agar mampu menghadirkan kebaikan yang berkelanjutan,” kata Sandi.

Ia berharap, rumusan hasil RAPIMDA dapat menjadi panduan kerja yang realistis serta mampu menjawab tantangan di bidang sosial, pendidikan, dan keumatan di Kabupaten Kuningan.

Melalui RAPIMDA 2026, PDPM Kabupaten Kuningan meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembinaan generasi muda serta membangun kolaborasi strategis demi terwujudnya masyarakat Kuningan yang berkemajuan dan berkeadilan. (OM)