Prodi Peternakan UM Kuningan Gelar Pelatihan JULEHA dan Manajemen Sembelih Halal, Tingkatkan Kompetensi SDM Penyembelihan Halal

Pendidikan, Sosial137 views

KUNINGAN ONLINE – Program Studi Peternakan Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains Universitas Muhammadiyah Kuningan menggelar kegiatan “Pelatihan JULEHA dan Manajemen Sembelih Halal” pada Sabtu (16/5/2026) di Aula Fakultas Farmasi, Kesehatan dan Sains UM Kuningan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan yang sesuai syariat Islam, higienis, serta memenuhi standar halal dan keamanan pangan.

Iklan

Pelatihan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pengurus masjid, praktisi penyembelihan hewan, hingga masyarakat umum yang ingin memahami proses penyembelihan halal secara lebih mendalam.

Selain memberikan materi teoritis, kegiatan juga diisi dengan pembahasan teknis dan praktik manajemen penyembelihan halal yang profesional.

Iklan

Ketua Program Studi Peternakan UM Kuningan, Choirul Badriah menjelaskan, pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan akan tenaga juru sembelih halal (JULEHA) yang kompeten dan memahami standar syariat maupun kesehatan pangan.

Menurutnya, keberadaan juru sembelih halal saat ini memiliki peran penting, terutama dalam memastikan proses penyembelihan hewan dilakukan sesuai ketentuan agama Islam dan memenuhi prinsip kebersihan serta keamanan pangan.

Iklan

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan keterampilan peserta, sehingga nantinya dapat menjadi juru sembelih halal yang profesional, memahami syariat, dan memperhatikan aspek higienitas dalam proses penyembelihan,” ujarnya.

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Program Studi Peternakan UM Kuningan dengan DISKANAK Kabupaten Kuningan, Dewan Masjid Indonesia, dan JULEHA Kabupaten Kuningan. Sinergi tersebut menjadi bentuk kerja sama lintas lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan halal.

Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan hewan, syariat Islam, dan manajemen penyembelihan halal.

Narasumber yang hadir di antaranya drh. Rofiq yang membahas aspek kesehatan hewan dan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal), Ust. Samiaji yang menyampaikan materi mengenai tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, serta Ust. Ade Kurniawan yang memaparkan manajemen sembelih halal dan praktik penyembelihan yang benar.

Para pemateri menekankan bahwa penyembelihan halal bukan hanya sebatas proses memotong hewan sesuai syariat, tetapi juga harus memperhatikan aspek kesejahteraan hewan, kebersihan alat, sanitasi lingkungan, hingga keamanan produk pangan yang dihasilkan.

Selain penyampaian materi di dalam ruangan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik penyembelihan yang baik dan benar. Hal ini dilakukan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing, terutama menjelang momentum Iduladha yang identik dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan kampus, termasuk Wakil Rektor UM Kuningan, dosen, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap penyembelihan halal dan keamanan pangan.

Pelatihan JULEHA dan Manajemen Sembelih Halal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan literasi halal di tengah masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal dan keamanan pangan, kebutuhan akan juru sembelih halal yang tersertifikasi dan kompeten juga semakin meningkat.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains UM Kuningan berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kompetensi masyarakat melalui kegiatan edukatif dan kolaboratif yang memberikan manfaat nyata.

Kampus juga berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan keilmuan, keterampilan, serta penguatan sumber daya manusia di berbagai bidang, termasuk sektor peternakan dan halal. (OM)