Ponakan Ketua Umum PDIP Megawati, Narendra Kiemas Bakal Nyaleg di DPR RI Dapil X Jabar

Informasi, Politik3,760 views

KUNINGAN ONLINE – Narendra Kartiyasa Kiemas ponakan dari almarhum Taufiq Kiemas suami presiden ke 5 Indonesia Megawati Soekarno Putri, mantapkan diri untuk maju di pemilihan legislatif (Pileg) 2024 dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan daerah pemilihan (Dapil) X Jawa Barat yakni Kuningan Ciamis Banjar Pangandaran.

“Narendra kiemas adalah keluarga dari Taufik Kiemas almarhum dari suaminya ketua umum (Megawati),” ujar ketua tim pemenangan Soekadi sekaligus ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) cabang Kuningan.

Iklan

Pertemuan yang diadakan dirumah makan RM Saung Ema beralamat di jalan raya Cigugur Kuningan, pada Kamis (25/05/2023). Soekadi mengatakan perkumpulan tersebut hanyalah ajang silaturahmi setelah DPP PDIP beberapa waktu silam sudah mengumumkan Bacaleg khususnya dapil Jabar X.

“Kebetulan acara ini silaturahmi, beberapa waktu lalu dari partai sendiri ada mekanisme DCS dan Sudah ada pengumuman untuk di pusat sehingga calon untuk DPR RI di Dapil 10 ini melakukan silaturahmi,” ucapnya.

Iklan

Apalagi, Soekadi mengatakan Narendra juga kebetulan sebagai Ketua BMI Indonesia jadi sekaligus memperkenalkan dirinya dengan jajaran pengurus BMI Kuningan dan ke beberapa orang yang memang masih dari unsur partai yang belum berafiliasi ke salah satu calon DPR RI.

“Kebetulan bang Narendra juga di DPP sayap partai BMI. Kebetulan saya juga sebagai ketua cabang BMI di Kabupaten Kuningan sehingga memperkenalkan diri bahwa beliau akan ikut berkompetisi di DPR RI untuk daerah pemilihan Jabar X,” tuturnya.

Kedatangan Narendra untuk berkompetisi di Jabar X, Soekadi menerangkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi langsung dengan DPP DPD dan DPC. Begitupun dengan sayap partai Soekadi mengaku mendapatkan mandat untuk membantu kemenangan Narendra di Jabar dapil X.

“Beliau juga sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan partai mulai dari DPP, DPD, DPC. Jadi, bukan saya yang komunikasi tapi langsung beliau, dan beberapa waktu sebelum pengumuman beliau sudah berpamitan secara aturan partai. Kalau untuk dengan badan sendiri saya sudah ada mandat dari jajaran DPP BMI dan DPD BMI untuk membantu kemenangan bank Narendra Kiemas,” ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya soal gerakan tim relawan yang ada di Kuningan Ciamis Banjar Pangandaran Soekadi mengatakan belum begitu masif dikarenakan masih tahap silaturahmi, dan tidak menutup kemungkinan kedepan timnya akan melakukan konsolidasi untuk membentuk tim khususnya di Kuningan umumnya di Dapil X Jabar.

Ditanya soal BMI Kuningan untuk wajib memenangkan Narendra Kiemas, Soekadi menegaskan kewajiban dirinya sebagai ketua BMI cabang Kuningan adalah memenangkan Partai PDI Perjuangan.

“Kalau untuk memenangkan PDIP Perjuangan sudah jelas karena BMI itu adalah sayap partai, yang mempunyai KTA itu wajib memenangkan PDI Perjuangan akan tetapi untuk kewajiban memenangkan bang Narendra saya kira itu tidak karena ketua umum DPP Partai sendiri menginstruksikan setiap kadernya untuk bebas memilih siapa calonnya,” tegasnya.

Meskipun memang di DPR RI dapil X Jabar ada incumbet dari putra daerah Kuningan, Soekadi menilai dengan sistem partai yang memasang slot bukan hanya untuk satu orang. Artinya diberikan kebebasan untuk memilih kesiapapun calegnya.

“Partai ini memasang slot calon DPR RI bukan hanya satu orang berarti memberikan kebebasan memilih, semua orang itukan tidak bisa berbondong-bondong atau hanya digiring ke salah satu orang atau salah satu caleg, dan di situlah peluang untuk kadar partai semua untuk bisa memilih mana yang terbaik buat dirinya sehingga mereka bisa berafiliasi ke salah satu calon,” imbuhnya.

Soekadi berharap, partai PDI-P dipileg nanti dapat memenangkan 3 kursi di Dapil X Jabar, dan di DPRD Kuningan ia mentargetkan angka realistis minimal 12 kursi.

“Target PDIP Perjuangan Dapil 10 Jabar harusnya 3 kursi dan untuk daerahnya ini target di angka realistis minimal di angka 12 kursi syukur kalau lebih,” pungkasnya (Poy)