KUNINGAN ONLINE – PT Permodalan Nasional Madani melalui program PNM Peduli kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui program TJSL PNM Green Impact, PNM Cabang Cirebon menanam 200 batang pohon produktif di lahan Pondok Pesantren Yayasan Syaif Nurjati, Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jumat (19/6/2026).
Program penghijauan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dipersiapkan sebagai sumber manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang. Bibit yang ditanam terdiri dari berbagai pohon buah produktif seperti alpukat, durian, dan rambutan dengan varietas unggulan, di antaranya Ochee, Montong, Bawor, Musang King, Mentega, Aligator, Miki, Hass, Binjai, Rapiah, dan Aceh.
Kegiatan yang berlangsung di Blok Jati, Dusun Kliwon RT 06 RW 05 Desa Haurkuning itu melibatkan unsur pondok pesantren, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar.

Melalui kolaborasi tersebut, kawasan yang ditanami diharapkan berkembang menjadi ruang hijau produktif yang memberikan manfaat lingkungan sekaligus nilai ekonomi.
Ketua Yayasan Syaif Nurjati, Suharyo, mengapresiasi bantuan bibit pohon produktif yang diberikan PNM. Menurutnya, program tersebut memiliki dampak jangka panjang yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.
“Lahan yang tersedia masih cukup luas. Bibit-bibit ini bukan hanya akan membuat lingkungan lebih hijau, tetapi juga memiliki potensi ekonomi ketika mulai berbuah. Kami berharap masyarakat sekitar nantinya bisa ikut terlibat dalam pengelolaan maupun pemanfaatan hasilnya, sehingga manfaat program ini dapat dirasakan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Cirebon, Wina Rustiani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami percaya pemberdayaan tidak hanya tentang modal usaha, tetapi juga tentang bagaimana keberadaan PNM dapat memberi manfaat yang lebih luas. Semoga setiap pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh, menjaga lingkungan, menghasilkan oksigen, dan kelak memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Wina.
Melalui program PNM Green Impact, perusahaan berharap langkah sederhana berupa penanaman pohon dapat menjadi investasi jangka panjang bagi konservasi lingkungan, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi penanaman.
Program ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menjaga ekosistem daratan dan menghadapi tantangan perubahan iklim. (OM)








