Pesik Kuningan Runner-up Liga 4 Piala Presiden 2026, Ratusan Warga Nobar di Taman Kota Rayakan Perjuangan Laskar Kuda Ciremai

Olahraga130 views

KUNINGAN ONLINE – Ambisi besar Pesik Kuningan untuk membawa pulang trofi juara Liga 4 Piala Presiden 2026 harus tertunda. Pada partai final yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (11/7/2026), Laskar Kuda Ciremai harus mengakui keunggulan Pasuruan United dengan skor tipis 1-0.

Meski gagal menjadi juara, perjuangan Pesik Kuningan tetap mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Di saat yang sama, ratusan warga memadati kawasan Taman Kota Kuningan untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan final melalui videotron. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga doa terus mengiringi perjuangan para pemain yang membawa nama Kabupaten Kuningan di pentas sepak bola nasional.

Iklan

Kegiatan nobar ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), PSSI, Askab PSSI Kuningan, serta berbagai pihak pendukung lainnya. Suasana kebersamaan dan rasa bangga terhadap tim kebanggaan daerah begitu terasa sepanjang pertandingan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, laga berlangsung sengit. Kedua tim saling melancarkan serangan demi membuka keunggulan. Kokohnya lini pertahanan membuat pertandingan berjalan alot dan minim peluang bersih.

Iklan

Petaka bagi Pesik Kuningan datang pada menit ke-80. Pasuruan United berhasil memanfaatkan skema serangan cepat yang diselesaikan dengan baik oleh Racksa Surya. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan sekaligus memastikan kemenangan Pasuruan United dengan skor 1-0.

Tertinggal di menit-menit akhir, para pemain Pesik Kuningan berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun disiplin lini belakang Pasuruan United mampu meredam setiap peluang hingga wasit meniup peluit panjang.

Plt Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Aris Susandi, mengatakan kegiatan nobar merupakan bentuk dukungan moral sekaligus apresiasi kepada para pemain yang telah berjuang hingga partai puncak.

Menurutnya, keberhasilan Pesik Kuningan menembus final merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa sepak bola Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di level nasional.

“Para pemain sudah memberikan perjuangan terbaik. Kami bangga atas capaian ini dan berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya.

Meski harus puas sebagai runner-up, hasil tersebut tetap menjadi sejarah penting bagi Pesik Kuningan. Keberhasilan mencapai final sekaligus memastikan tiket promosi ke Liga 3 menjadi modal berharga untuk menatap kompetisi musim berikutnya.

Dukungan luar biasa dari masyarakat yang memenuhi Taman Kota Kuningan menjadi bukti bahwa Pesik Kuningan memiliki tempat istimewa di hati warga.

Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan menjadi energi baru bagi Laskar Kuda Ciremai untuk bangkit, berprestasi, dan mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di level yang lebih tinggi. (OM)