KUNINGAN ONLINE – Di akhir masa kampanye Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Kuningan serta Gubernur & Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua MUI Kabupaten Kuningan Drs. KH D.Syarif Hidayatullah, MA. menyampaikan beberapa pesan penting demi menjaga suasana kondusif dan mendukung pelaksanaan Pilkada yang jujur, adil (JURDIL), langsung, umum, bebas, dan rahasia (LUBER).
- Kampanye yang Bermartabat
- Gunakan sisa waktu untuk menyampaikan ide dan gagasan simpatik yang menjadi daya tarik pemimpin.
- Hindari kampanye hitam, seperti hasutan, fitnah, atau ujaran kebencian, karena hal ini justru akan merugikan pelakunya. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa hasutan dapat menghapus kebaikan, sebagaimana api melumat kayu bakar.
- Menjaga Suasana Kondusif
- Perbedaan pilihan adalah hal wajar, tetapi suasana aman adalah prioritas semua.
- Nabi Ibrahim AS mengutamakan doa untuk keamanan negaranya sebelum memohon kemakmuran, sebagaimana tertuang dalam QS. Al-Baqarah: 126.
- Pilkada Sebagai Ibadah
- Niatkan Pilkada sebagai bentuk ibadah untuk memilih pemimpin yang beriman, amanah, inovatif, dan visioner, yang dapat membawa daerah menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
- Larangan Money Politik
- Berdasarkan keputusan Ijtima Ulama di Banjarbaru 2018, money politik adalah haram bagi pemberi dan penerima.
- Semua pihak, termasuk partai politik, tim sukses, dan calon, diminta untuk tidak melakukan serangan fajar atau politik transaksional dalam bentuk apa pun.
- Pilihan yang Cerdas
- Masyarakat diimbau memilih calon berdasarkan rekam jejak, akhlak, ide solutif, inovasi, dan pengalaman kepemimpinan, bukan pemberian material.
- Pemimpin yang amanah, jujur, dan cerdas akan membawa keberkahan, sebagaimana janji Allah dalam QS. Al-A’raf: 96.
- Menghormati Perbedaan
- Semua komponen masyarakat diimbau untuk menjaga ukhuwah Islamiyyah dan ukhuwah wathaniyyah, meskipun berbeda pilihan.
- Prinsip “berbeda tetap nyambung” perlu dijaga demi persatuan dan kedamaian.
- Masa Tenang dan Hari Pencoblosan
- Selama masa tenang, hindari kegaduhan. Gunakan waktu untuk introspeksi, berdzikir, dan berdoa kepada Allah demi kebaikan bersama.
- Pada hari pencoblosan, berangkat ke TPS dengan niat ibadah untuk memilih pemimpin terbaik sesuai hati nurani.
Dengan pesan ini, MUI Kabupaten Kuningan mengajak semua pihak untuk berperan serta mewujudkan Pilkada yang damai, jujur, dan bermartabat demi masa depan daerah dan masyarakat yang lebih baik. (OM)









