Perumda Aneka Usaha Kuningan Seimbangkan Pariwisata dan Stabilitas Harga Pangan

Kuliner, Wisata612 views

KUNINGAN ONLINE – Perumda Aneka Usaha Kuningan selaku pengelola sejumlah destinasi wisata daerah melaporkan perkembangan operasional selama masa libur Lebaran 1447 Hijriah. Dalam rilis resminya, perusahaan daerah tersebut menyoroti dinamika kunjungan wisatawan sekaligus berbagai langkah strategis yang diambil untuk tetap memberikan manfaat kepada masyarakat.

Selama periode libur Lebaran, Perumda Aneka Usaha mencatat adanya penyesuaian jumlah kunjungan wisatawan sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi oleh durasi libur Lebaran yang relatif singkat, yakni hanya sekitar lima hari, sehingga waktu berwisata para pemudik menjadi terbatas.

Iklan

Selain itu, salah satu destinasi unggulan, Balong Cigugur, untuk sementara tidak beroperasi karena tengah dilakukan perbaikan fasilitas pada kolam utama. Penataan ini mencakup pembenahan sirkulasi air serta peningkatan kualitas lingkungan habitat Ikan Dewa, sebagai upaya menjaga kelestarian satwa ikonik tersebut pasca kejadian sebelumnya.

Adapun destinasi lain yang tetap dikelola Perumda Aneka Usaha antara lain Balong Dalem, Buper Cibeureum, Cipaniis, Talaga Remis, dan Talaga Nilem yang masih menjadi tujuan wisata masyarakat selama libur Lebaran.

Iklan

Di tengah dinamika sektor pariwisata, Perumda Aneka Usaha juga menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui penyelenggaraan Bazaar Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini digelar selama tujuh hari menjelang Lebaran di dua titik strategis, yakni kawasan Puspa Siliwangi dan pertokoan Cijoho.

Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan periode 2026–2031, Adang Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menekan lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Inisiatif ini merupakan komitmen kami untuk memastikan kehadiran Perumda Aneka Usaha dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui sektor pariwisata maupun penguatan ekonomi riil,” ujarnya kepada Kuninganonline.com, Senin (30/3/2026).

Lebih lanjut, Perumda Aneka Usaha menyatakan optimisme menghadapi musim libur sekolah pada Juni 2026 mendatang.

“Saat ini, berbagai upaya penataan dan revitalisasi fasilitas tengah dilakukan di sejumlah objek wisata guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan bagi pengunjung,” ungkap Adang.

Seluruh pengelolaan kawasan wisata tersebut dilaksanakan berdasarkan legalitas resmi melalui Izin PB-PSWA Nomor 91203022008610007, sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kepuasan publik.

Perumda Aneka Usaha Kuningan juga mengapresiasi dukungan masyarakat serta media dalam menjaga iklim pariwisata daerah tetap kondusif, sehingga Kuningan terus berkembang sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat. (OM)