Milad ke-53 Perguruan Pencak Silat Bima Suci, H Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Karakter dan Prestasi Menuju 2030

Budaya, Olahraga110 views

KUNINGAN ONLINE – Anggota DPR RI, H Rokhmat Ardiyan, menghadiri peringatan milad ke-53 Perguruan Pencak Silat Bima Suci yang digelar penuh khidmat dan semangat persaudaraan. Momentum ini menjadi refleksi perjalanan panjang Bima Suci dalam membina generasi muda selama lebih dari setengah abad.

Mengusung spirit “Solat, Sholawat, Silat”, Bima Suci menegaskan komitmennya dalam memadukan nilai spiritual, budaya, dan olahraga. Tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, perguruan ini juga menanamkan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air kepada para anggotanya, di D’Jons Pool Family Billiard n Café, Jalan Eyang Kyai Hasan Maulani Lingkar Timur, Sabtu (14/2/2026)

Iklan

Dalam sambutannya, H Rokhmat Ardiyan menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas konsistensi Bima Suci dalam menjaga eksistensi serta melahirkan berbagai prestasi.

“Senang sekali bisa hadir merayakan Milad ke-53 Perguruan Pencak Silat Bima Suci. Bima Suci bukan sekadar bela diri, tetapi wadah pembentukan karakter bangsa. Selama 53 tahun, Bima Suci telah membuktikan diri sebagai kawah candradimuka bagi generasi muda yang tangguh secara fisik, mental, dan spiritual,” ujar Kapoksi Komisi XII DPR RI.

Iklan

Ia menegaskan, pencak silat bukan hanya olahraga, melainkan identitas budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Berbagai prestasi yang diraih atlet-atlet Bima Suci, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional, menurutnya menjadi bukti nyata kualitas pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Rokhmat mengajak seluruh elemen perguruan untuk menatap masa depan dengan visi yang lebih besar. Ia menekankan pentingnya penguatan manajemen organisasi, pembinaan atlet usia dini, serta sinergi dengan pemerintah dan stakeholder olahraga lainnya agar prestasi dapat terus melesat menuju 2030.

“Sesuai semangat Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sangat mencintai pencak silat, mari kita pastikan olahraga ini terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Kita kawal bersama agar sebelum 2030, prestasi pencak silat Indonesia semakin mendunia,” tegasnya.

Selama lima dekade lebih, lanjut HRA sapaannya, Bima Suci telah tumbuh dari Jawa Barat dan terus melebarkan sayapnya hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Konsistensi dalam menjaga nilai tradisi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman menjadi kunci keberlangsungan perguruan ini.

Di akhir sambutannya, HRA menyampaikan harapan agar Bima Suci terus menjadi benteng moral generasi muda dan penjaga marwah budaya bangsa.

“Selamat hari jadi ke-53 Bima Suci. Teruslah berkembang, mengakar kuat di Jawa Barat, dan menjulang tinggi hingga ke seluruh pelosok Nusantara,” pungkasnya.

Peringatan milad ke-53 ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama, penampilan atraksi pencak silat dari para pendekar muda, hingga pemberian penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi. Suasana kekeluargaan terasa kuat, memperlihatkan soliditas antaranggota, pelatih, alumni, dan pengurus.

Milad ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama bahwa pencak silat adalah warisan luhur yang harus diwariskan dalam keadaan lebih baik kepada generasi berikutnya. (OM)