Mahasiswa Prodi Akuntansi FEB Uniku Lolos Seleksi Administrasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Kemendikbudristek

Pendidikan, Sosial2,229 views

KUNINGAN ONLINE – Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Kuningan (UNIKU) meraih prestasi membanggakan dengan berhasil mengikuti seleksi administrasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yaitu Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA).

Ketua Tim PPK Ormawa Prodi Akuntansi FEB Uniku, Riki Khoerun Rijki menyampaikan bahwa satu kelompok diikuti 14 orang mahasiswa.

Iklan

Ia menyampaikan, bahwa PPK Ormawa ini merupakan salah satu implementasi dari program Kemendikbudristek yang bertujuan untuk melatih mahasiswa untuk menjadi seorang pemimpin dalam menyelesaikan berbagi permasalahan di masyarakat.

“Program PPK Ormawa ini diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat selama lima bulan, dari bulan Juni – Oktober,” ujarnya, Senin (10/6/2024).

Iklan

Ia menyebut, Mahasiswa yang berhasil lolos dalam seleksi adalah Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKU) Universitas Kuningan (UNIKU).

“Adapun, judul proposal dalam program yang usulkan adalah “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Diversifikasi Buah Melinjo Dengan Inovative Digitalization Dan Pengadaan E-Commerce Untuk meningkatkan Ekonomi Keluarga dii Kelurahan Citangtu,” sebutnya.

Lebih lanjut, diterangkan Riki, program dilaksanakan di Kelurahan Citangtu, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan. Dengan masyarakat sasaran yaitu Kelompok Usaha Ibu PKK Kelurahan Citangtu.

Kegiatan PPK Ormawa Himaku ini berfokus pada peningkatan desa/kelurahan wirausaha yaitu memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Kelurahan Citangtu, khususnya buah melinjo.

“Mengolah buah Melinjo menjadi produk yang bernilai jual yaitu mie dari sari rasa buah Melinjo yang bernama “Mielinjoe” dan teh Kulit Melinjo yang bernama “Meltea”, dan Krupuk melinjo dengan nama “Krumel” dan Program ini,” pungkasnya. (OM)