KUNINGAN ONLINE — Mahasiswa Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) mengikuti kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) industri melalui kunjungan ke PT Balatif, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa pada proses industri kefarmasian, khususnya pengelolaan bahan baku simplisia hingga produksi obat herbal.
Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains UM Kuningan, apt. Imas Maesaroh, M.Farm., yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Balatif atas kesediaannya menjadi mitra pelaksanaan PPL.
“Kegiatan Praktik Pengenalan Lapangan ini sangat penting bagi mahasiswa D3 Farmasi karena memberikan pengalaman nyata tentang proses industri kefarmasian. Melalui kunjungan ke PT Balatif, mahasiswa dapat memahami secara langsung penerapan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) yang selama ini dipelajari di bangku perkuliahan,” ujar apt. Imas Maesaroh, Rabu (11/2/2026).
Selama kunjungan, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai sistem penerimaan dan penyimpanan bahan baku simplisia yang diterapkan di PT Balatif, termasuk penggunaan sistem First In First Out (FIFO) serta standar mutu bahan baku sebelum digunakan dalam proses produksi. Mahasiswa juga dikenalkan dengan tahapan sortasi, pengeringan, dan penggilingan simplisia sebagai proses awal pengolahan bahan alam.
Kegiatan dilanjutkan dengan tur ke sejumlah ruang produksi untuk melihat secara langsung proses pengolahan simplisia menjadi ekstrak. Mahasiswa mempelajari tahapan ekstraksi, evaporasi, sterilisasi, hingga proses lanjutan dalam pembuatan produk herbal. Proses produksi obat herbal diperkenalkan dalam berbagai bentuk sediaan, mulai dari sirup hingga tablet, termasuk tahapan granulasi, pencampuran, dan pengemasan produk.
Selain area produksi, mahasiswa juga diajak mengunjungi ruang penunjang seperti ruang mikrobiologi, ruang sampel pertinggal, serta ruang stabilitas yang digunakan untuk pengujian mutu dan penentuan masa simpan produk. Pihak industri turut memaparkan peran bagian Research and Development (R&D) dalam pengembangan produk agar memenuhi standar mutu dan kebutuhan pasar.
“Kami berharap kegiatan PPL ini dapat memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai proses pengolahan bahan alam menjadi produk obat herbal yang berkualitas, aman, dan memenuhi standar mutu industri,” kata perwakilan PT Balatif.
Melalui rangkaian kegiatan PPL industri ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai alur kerja industri obat herbal sekaligus memahami peran tenaga kefarmasian dalam menjaga kualitas, keamanan, dan efektivitas produk berbasis bahan alam.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memiliki gambaran utuh tentang dunia kerja di industri farmasi serta mampu meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka sebagai tenaga kefarmasian,” tambahnya. (OM)





