Lebih dari 100 Orang Mendaftar Donor Darah, Wanoja dan PDI Perjuangan Kuningan Gelar Bakti Sosial

Politik, Sosial200 views

KUNINGAN ONLINE – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan bersama sayap partai Wanoja Perjuangan menggelar bakti sosial berupa donor darah dan pengobatan gratis, Rabu (28/10/2026) di Kantor DPC PDI Perjuangan.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat sekaligus upaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kemanusiaan.

Iklan

Kegiatan tersebut melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan dan Hasna Medika Center Kuningan. Sejumlah layanan kesehatan disediakan bagi masyarakat umum dan kader partai, termasuk pemeriksaan jantung.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, mengatakan peringatan Sumpah Pemuda perlu diisi dengan kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar seremoni.

Iklan

“Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini kami maknai dengan kegiatan sosial bersama Wanoja Perjuangan sebagai sayap partai. Kami ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat melalui donor darah dan pengobatan gratis,” ujar Nuzul.

Menurutnya, kegiatan pelayanan kesehatan tersebut juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat terhadap akses pemeriksaan dan pengobatan, terutama ketika perubahan cuaca dan pergantian musim berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan.

Melalui kegiatan ini, PDI Perjuangan Kuningan berharap masyarakat di sekitar Cigintung, Cirendang, dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh manfaat dari layanan kesehatan yang disediakan.

Selain pemeriksaan kesehatan, donor darah menjadi salah satu kegiatan utama karena ketersediaan darah merupakan kebutuhan penting bagi pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Nuzul menyebutkan, pihaknya bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kuningan untuk memfasilitasi kegiatan donor darah. Berdasarkan data panitia, lebih dari 100 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor, yang berasal dari keluarga besar partai maupun masyarakat umum.

“Sering kali kita mendengar adanya kebutuhan darah bagi pasien yang harus segera dipenuhi. Melalui kerja sama dengan PMI, kami berharap kegiatan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kuningan,” katanya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat menunjukkan adanya antusiasme terhadap kegiatan sosial yang menjawab kebutuhan secara langsung. Meski persiapan dan penyebaran informasi dilakukan dalam waktu relatif singkat, warga tetap berdatangan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Wanoja Perjuangan Kabupaten Kuningan, Indah Nur Aliah, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan PMI Kabupaten Kuningan, Hasna Medika Center Kuningan, serta dukungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan.

Indah mengatakan, kegiatan dirancang untuk menjangkau masyarakat luas sekaligus kader partai. Pelayanan yang diberikan meliputi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis, dengan pemeriksaan jantung menjadi salah satu layanan yang dihadirkan melalui Hasna Medika Center.

“Alhamdulillah, yang mendaftar untuk donor darah lebih dari 100 orang. Kami juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum dan kader partai,” ujar Indah.

Menurut Indah, tingginya partisipasi menjadi dorongan bagi Wanoja Perjuangan untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain tanpa mengharapkan imbalan.

“Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan. Darah yang kita donorkan bisa sangat bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, PDI Perjuangan Kuningan bersama Wanoja Perjuangan berharap semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diperingati sebagai bagian dari sejarah bangsa, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata, kepedulian sosial, dan gotong royong.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan. (OM)