Launching SPPG di MI Al Ihya Cihaur, Wabup Kuningan Tekankan Kualitas dan Keikhlasan Pelayanan

Kesehatan, Sosial1,015 views

KUNINGAN ONLINE — Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya ditandai dengan launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan MI Al Ihya Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Senin (6/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, unsur Forkopimcam, tenaga kesehatan, kepala satuan pendidikan, tokoh masyarakat, serta pengelola Yayasan Bani Umar Karsa Umroniyah sebagai penginisiasi dapur pelayanan gizi.

Iklan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberadaan dapur SPPG bukan sekadar tempat distribusi makanan, melainkan bagian dari upaya strategis dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui pemenuhan gizi sejak dini.

“Setiap piring makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak harus disiapkan dengan keikhlasan, perhatian, dan tanggung jawab. Yang kita layani hari ini bukan hanya peserta didik, tetapi masa depan bangsa,” ujarnya.

Iklan

Untuk tahap awal, dapur SPPG ini melayani sekitar 544 porsi makanan. Jumlah tersebut menjadi langkah awal sebelum dilakukan pengembangan kapasitas layanan ke depan.

Wakil Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kualitas program, mulai dari kebersihan, ketepatan waktu distribusi, hingga mutu bahan pangan yang digunakan.

“Jangan sampai makanan hanya sekadar tersedia, tetapi tidak memenuhi standar kualitas. Ini menyangkut tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, sekolah, guru, hingga warga sekitar untuk aktif mengawasi pelaksanaan program agar tetap sesuai standar yang ditetapkan, termasuk oleh Badan Gizi Nasional.

“Kalau ada yang kurang tepat, sampaikan. Program ini harus dijaga bersama agar benar-benar bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, penanggung jawab SPPG Cihaur, H. Yosep, menjelaskan bahwa fasilitas dapur gizi tersebut dibangun sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Kami ingin menghadirkan fasilitas yang aman, layak, dan mampu memberikan rasa percaya bagi masyarakat. Harapannya, ini benar-benar memberi manfaat luas,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak agar program dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Suasana launching turut diwarnai nuansa emosional dari pihak yayasan. Salah satu penggagas mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka bukan sekadar partisipasi sosial, tetapi juga bentuk pengabdian kepada kampung halaman.

“Ada rasa bangga dan haru. Ini bagian dari bakti kami kepada masyarakat dan penghormatan kepada para pendahulu,” ungkapnya.

Wakil Bupati pun mengapresiasi dedikasi para relawan dan pengelola dapur yang dinilai telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan gizi anak-anak.

Ia berharap SPPG MI Al Ihya Cihaur dapat menjadi “dapur kebaikan” yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi besar untuk masa depan Indonesia, khususnya dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati secara resmi meluncurkan operasional SPPG Yayasan Bani Umar Karsa Umroniyah sebagai bagian dari penguatan layanan gizi di Kabupaten Kuningan. (OM)