KUNINGAN ONLINE – Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan kembali memberangkatkan 150 mahasiswa semester enam untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025. Pelepasan secara resmi dilakukan oleh Rektor UNISA, Nurul Iman Hima Amrullah, S.Ag., M.Si., pada Kamis, 13 Juli 2025, di halaman kampus.
Kegiatan KKN kali ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2025, dengan lokasi pengabdian di tujuh desa wilayah Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan. Adapun desa-desa yang menjadi lokasi KKN yakni Dukuhlor, Tirtawangunan, Kertayasa, Balong, Kertaungaran, Kaduagung, dan Sindangsari.
Dalam sambutannya, Rektor UNISA menekankan bahwa KKN merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan ini adalah bentuk nyata implementasi ilmu dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah, sekaligus membentuk rasa tanggung jawab sosial dan semangat membangun bangsa,” ujarnya.
Tahun ini, tema KKN mengangkat isu-isu strategis: Digitalisasi, Ekonomi Kreatif, Energi Terbarukan, Hidup Sehat, dan Ketahanan Pangan Menuju Desa Mandiri. Mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui program-program yang inovatif, solutif, dan berkelanjutan.
Acara pelepasan turut dihadiri oleh civitas akademika UNISA Kuningan, para kepala desa, perwakilan Kecamatan Sindangagung, serta unsur TNI dari Koramil setempat. Kepala Desa Kertayasa, Arief Amirudin, S.Sos., yang mewakili pihak kecamatan menyampaikan apresiasi dan menyambut hangat kedatangan mahasiswa KKN.
“Semoga kehadiran mahasiswa UNISA mampu menjadi agen perubahan yang membawa solusi dan kesadaran baru terhadap pentingnya pembangunan berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Pelepasan ditutup secara simbolis dengan penyematan jaket KKN oleh Rektor kepada perwakilan peserta dan perwakilan kecamatan. Dalam pesannya, Rektor mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan KKN sebagai “laboratorium kehidupan” yang akan memperkaya pengalaman, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Luaran dari KKN ini diharapkan berupa artikel ilmiah, video inspiratif, publikasi media, potensi HaKI, hingga buku dokumentasi. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan,” pungkasnya. (OM)





