Kak Rana : Kegiatan Pramuka Membentuk Karakter Generasi Bangsa

Informasi, Pendidikan2,324 views

KUNINGAN ONLINE – Kegiatan ekstrakurikuler Pramuka disetiap sekolah merupakan kewajiban bagi siswa untuk mengikuti dan memahami. Hal ini juga sebagai bentuk menumbuhkan jiwa gotong royong, saling bertukar pikiran antar siswa, dan membentuk karakter siswa dengan kegiatan-kegiatan kepramukaan.

Menurut Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Kuningan, Rana Suparman, selama dua tahun ini siswa tidak merasakan aktifitas kegiatan disekolah.

Iklan

“Dua tahun pandemi Covid-19, proses pembelajaran pun dan kegiatan siswa dilakukan melalui Daring. Tentunya, dengan kegiatan kepramukaan saat ini dapat membentuk karakter siswa dan menghormati para pendahulu,” tutur kak Rana yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kuningan di SMAN 1 Garawangi, Jumat (8/9).

Iklan

Kak Rana menerangkan, anak-anak selama dua tahun tidak sempat memakai baju Pramuka, bergabung dengan temen-temen, kemudian saling tukar pikiran untuk menyatukan sebuah frekuensi.

Iklan

Dalam kegiatan kepramukaan, lanjut Kak Rana, siswa dapat melakukan keterampilan tali temali, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), Morse dan Semaphore, serta Keterampilan Baris Berbaris (KBB) maupun kegiatan keterampilan yang lainnya.

“Alhamdulillah, kegiatan kepramukaan di SMAN 1 Garawangi ini siswa dan guru sudah dilakukan vaksinasi Covid-19 dan tetap menerapkan protokol Kesehatan,” terang kak Rana.

Kak Rana juga menjelaskan, anak-anak merupakan corong dalam melakukan pencegahan terhadap Covid-19, dan tingkat kesadaran terhadap Prokes pun dilakukan.

“Iya untuk pelaksanaan kegiatan kepramukaan ini juga 50 persen siswa yang hadir. Paling penting iala memberikan motivasi dan menumbuhkan karakter anak bangsa,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala SMAN 1 Garawangi Dedi Hidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kuningan. Selain memberikan motivasi kepada siswa, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka ini sangat wajib untuk membentuk dan menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling bergotongroyong.

“Iya, ekstrakurikuler Pramuka ini wajib diikuti oleh siswa-siswi. Dan Alhamdulillah siswa SMAN 1 Garawangi jumlah 1.038 siswa dengan 30 kelas, semuanya sudah dilakukan vaksinasi Covid-19,” ujar Dedi.

Ia menerangkan bahwa, proses pembelajaran dilakukan dengan sistem 50 persen, dari 30 kelas tersebut di bagi setengah perminggunya. “Pembelajaran pun masih dilakukan secara daring maupun luring,” pungkasnya. (OM)