IGTKI-PGRI Kuningan Perkuat Kaderisasi dan Kompetensi Guru TK melalui Capacity Building

Pendidikan179 views

KUNINGAN ONLINE – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kabupaten Kuningan terus mendorong peningkatan kapasitas dan penguatan organisasi bagi para guru serta kepala Taman Kanak-Kanak (TK). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Capacity Building yang diikuti ratusan guru dan kepala TK se-Kabupaten Kuningan, di Wisatan Woodland, Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Jumat (21/8/2026).

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas para guru, tetapi juga menjadi bagian dari proses kaderisasi organisasi.

Iklan

“Tujuan kegiatan ini salah satunya adalah kaderisasi pembinaan. Kami ingin menyiapkan kader-kader kepengurusan IGTKI yang solid melalui pembinaan organisasi bagi kepala dan guru TK,” ujar Yuli.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk berbagi pengalaman, khususnya terkait kepemimpinan dan pengelolaan pendidikan anak usia dini. Kehadiran Bupati Kuningan diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus dukungan kepada para pendidik TK.

Iklan

Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dan sinergi antara IGTKI-PGRI dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini.

Yuli menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 399 peserta. Sebanyak 349 peserta merupakan guru dan kepala TK, sedangkan 50 lainnya merupakan pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menggandeng event organizer (EO). Langkah tersebut dilakukan agar para pengurus IGTKI dapat lebih fokus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sekaligus mendapatkan pengalaman dari materi dan aktivitas yang diberikan.

Menariknya, kegiatan Capacity Building juga dikemas dalam konsep kegiatan luar ruangan dengan memanfaatkan kawasan alam dan wisata Woodland. Menurut Yuli, pemilihan lokasi tersebut berkaitan dengan implementasi Kurikulum Gunung Ciremai yang salah satunya mendorong pengenalan potensi alam dan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kuningan.

“Kami ingin para guru mendapatkan pengalaman secara langsung. Nantinya pengalaman itu bisa menjadi bekal ketika mereka membawa anak-anak didiknya mengenal lingkungan dan potensi wisata yang ada di Kuningan,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas guru, penguatan organisasi, serta pembelajaran yang lebih kontekstual bagi anak usia dini.

Sementara itu, terkait usulan Bupati Kuningan mengenai kegiatan retreat bagi para guru, Yuli menyambut positif gagasan tersebut. Pihaknya akan membahas usulan tersebut lebih lanjut bersama bidang terkait.

“Kami menyambut baik usulan tersebut dan akan kami diskusikan lebih lanjut dengan kabid terkait,” pungkasnya. (OM)