KUNINGAN ONLINE – Kepala Desa Darma, Yadi Juharyadi, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa Darma saat ini tengah mengejar penyelesaian pekerjaan pemadatan jalan baru yang menghubungkan wilayah RT. 10 ke RT 13 Blok Darma ~lokal~ Loka, sekaligus perencanaan pembangunan terminal.
Yadi menjelaskan, progres pekerjaan sempat tersendat hingga akhir bulan akibat kelangkaan material batu dan pasir. Kondisi tersebut dipicu oleh terbatasnya pasokan batu dari toko matrial yang berdampak langsung pada sejumlah proyek konstruksi.
“Ini cukup berpengaruh karena pekerjaan membutuhkan batu dan pasir,” ujarnya kepada KuninganOnline.com, Rabu (31//12/2025).
Untuk program lanjutan tahun 2026, Pemerintah Desa Darma memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp2,236 miliar. Selain itu, terdapat rencana pembangunan jembatan gantung dengan nilai sekitar Rp2 miliar, yang diharapkan mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Dengan demikian, total kebutuhan anggaran keseluruhan mencapai Rp4,236 miliar.
Namun demikian, Yadi mengakui penyelesaian proyek tersebut berpotensi memakan waktu lebih panjang, yakni sekitar tiga hingga empat tahun ke depan. Hal ini disebabkan adanya penyesuaian alokasi Dana Desa, yang sebagian digunakan untuk pembangunan program lain, termasuk KDMP.
Selain infrastruktur jalan dan terminal, kawasan tersebut juga dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Di lokasi tersebut direncanakan adanya gedung KDMP, kolam renang, Mini Socer, Home stay serta warung-warung yang dikelola BUMDes dan pelaku UMKM.
“Ini untuk memfasilitasi pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Darma,” katanya.
Terkait pembangunan terminal, Yadi menilai lokasi Terminal Kadugede saat ini sudah kurang relevan. Karena jarak antara Kota Kuningan dan Kadugede yang hanya sekitar 4–5 kilometer, ditambah meningkatnya kepemilikan kendaraan pribadi, membuat fungsi terminal kurang optimal.
“Terminal di Darma diharapkan dapat melayani pelajar, pedagang, serta masyarakat dari sejumlah desa seperti Bakom, Situsari, Karanganyar, Parung, Cikupan, Kawah Manuk, Cipasung, dan Darma,” ungkapnya.
Adapun pembangunan jalan yang tengah dikerjakan mencakup panjang sekitar 250 meter, dengan pekerjaan pemadatan menggunakan dana IP sebesar Rp 93 juta. Dana tersebut juga dimanfaatkan untuk pembebasan lahan, pembangunan TPT dan drainase dan area parkir yang bersumber dari Dana Desa serta PADes. Saat ini, pemerintah desa fokus mengejar penyelesaian penggunaan dana IP tersebut.
Yadi menambahkan, rencana pemindahan Terminal Kadugede ke Desa Darma diharapkan mendapat perhatian dan dukungan dari Bupati Kuningan, sehingga dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari pengembangan kawasan dan pelayanan transportasi masyarakat. (OM)





