KUNINGAN ONLINE – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 24 jam terakhir tercatat 11 titik kejadian bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan.
Dari total kejadian tersebut, tiga di antaranya merupakan bencana banjir yang terjadi di tiga desa dan telah dilaporkan kepada BPBD. Selain itu, terdapat kejadian pohon tumbang dan longsor di Desa Cimulya, bencana di Desa Bagawad, Dukuh Maja, Cipetes, kawasan Lingga Indah, serta beberapa titik lain yang saat ini masih dalam proses penanganan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka. Hanya ada beberapa kerusakan rumah yang harus segera ditindaklanjuti setelah proses asesmen selesai,” ujar Indra kepada KuninganOnline.com, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, tim BPBD masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan dan penggalian informasi lebih lanjut. Sementara itu, logistik kedaruratan terus didorong ke desa-desa terdampak, termasuk penyediaan kebutuhan dasar serta perlengkapan yang diperlukan.
Terkait kondisi cuaca, Indra mengungkapkan bahwa anomali cuaca belakangan ini cukup sering terjadi. Berdasarkan informasi dari pemerintah provinsi dan BMKG, sempat dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kabupaten Kuningan dan Cirebon.
Menurutnya, OMC dilakukan ketika suatu wilayah dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi dengan potensi curah hujan lebat yang dapat memicu bencana. Operasi tersebut bertujuan untuk mengurangi atau menggeser potensi hujan agar tidak terpusat di satu titik dengan intensitas tinggi.
“Minimalnya supaya potensi hujan bisa berkurang atau tergeser ke daerah lain sehingga lebih merata dan tidak terkonsentrasi di satu wilayah dengan intensitas sangat lebat,” jelasnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. BPBD pun telah meneruskan informasi tersebut kepada jajaran pemerintah daerah dan aparatur kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap siaga, terutama yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang, serta segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat agar dapat ditangani dengan cepat. (OM)





