KUNINGAN ONLINE – Puluhan warga Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya sangat senang melihat pemutaran film yang di gelar oleh Bandung Film Commission (BFC) bekerjasama dengan Roemah Film Affandi, PKBM Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan dan Perangkat Desa Cikaso.
Film tersebut merupakan karya para peserta Workshop Smartphone Cinema melalui layar tancap di Sawah Lope, Desa Cikaso, Kuningan, Minggu (16/7) malam.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Sinema Kuriling (Simkuring) dari Bandung Film Commission. Program rutin dari BFC ini pertama kalinya digelar di luar wilayah Bandung Raya. Sebelumnya telah didahului Kegiatan workshop dilaksanakan pada Sabtu (15/7) di Desa Cikaso, Kuningan,” ujar Ketua Program
Simkuring BFC Deden M. Sahid.
Ia mengungkapkan kegiatan ini adalah bagian dari upaya mendekatkan film dengan warga melalui workshop (pelatihan) film menggunakan smartphone dan pemutaran di tengah-tengah warga.

“Warga turut diajak untuk membuat film pendek dengan pendampingan mentor yang capable atau punya kemampuan serta punya pengalaman,” ungkapnya.
Adapun pemutaran film-film dari para peserta workshop adalah bagian dari apresiasi atas karya-karya yang sudah diproduksi. Film-film yang diputar berjudul “Qobliyah Subuh”, “Kenikmatan Liburan”, “Gugat”, “Maaf”, “Kasirihan”, “Kahayang”.
Selain enam film tersebut, sebagai special screening diputar juga film-film karya sineas Jawa Barat yang telah meraih penghargaan di Festival Film TVRI Jabar, yaitu “Self”, “Sri”, dan “Pulangkeun Hayam Aing”.
Warga nampak antusias dengan acara pemutaran ini, apalagi film-film karya workshop yang diputar sangat dekat dengan warga karena dibuat di kawasan Sawah Lope, Desa Cikaso, Kuningan.
“Belum lagi film-film di spesial screening dengan kualitasnya dapat menarik perhatian warga,” pungkasnya. (OM)








