KUNINGAN ONLINE – Beredar issue adanya salah satu perangkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Kuningan yang pergi ke bali, cukup menuai perhatian publik salah satunya tanggapan dari aktivis yang sedang mengenyam studi di Universitas Siliwangi (Unsil) yaitu Agie Rahaden Ranu.
Merespon kabar mengenai perginya pegawai Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan pergi ke pulau Dewata Bali, Agie selaku mahasiswa sangat menyayangkan kejadian tersebut.
Agi menyebutnya tidak berempati terhadap kondisi masyarakat Kuningan yang sedang serba sulit serta pemda yang dihujam gagal bayar.
“Ditengah kondisi masyarakat Kuningan yang sedang sulit disektor ekonominya, juga pemda yang sulit secara anggaran, ya tidak elok pegawai Disporapar pergi ke pulau dewata. Entah menggunakan anggaran yang bersumber dari pribadi atau bersumber dari anggaran dinas. Apalagi kalau pake anggaran dinas. Duh kebangetan,” ucapnya kepada Kuninganonline.com Kamis (16/2/2023).
Menurutnya, kejadian ini kontraproduktif dengan diraihnya penghargaan PWI tentang anugerah Kebudayaan oleh Bupati Kuningan beberapa hari yang lalu
“Baru-baru ini kan Bupati Acep meraih anugerah kebudayaan dari PWI, budaya yang mana?. Ini pegawai dinas nya saja pelesiran ke Bali. Bukannya fokus meningkatkan sektor pariwisata dengan kearifan lokalnya yang saat ini masih mengkhawatirkan,” tuturnya
Diakhir, Agi meminta agar pihak Disporapar dalam berpergian ke pulau balinya dapat bisa di pertanggungjawabkan.
“Sata berharap diusut secara menyeluruh sumber anggaran yang digunakan,” pungkasnya. (Poy)





