Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah yang Juga Wamen P2MI Siap Hadiri Milad ke-94 di Kuningan

KUNINGAN ONLINE – Peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Kuningan dipastikan akan berlangsung semarak. Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, dijadwalkan hadir dalam agenda besar tersebut.

Kehadiran tokoh nasional itu menjadi magnet tersendiri bagi kader Pemuda Muhammadiyah se-Kabupaten Kuningan yang tersebar di 32 kecamatan, sekaligus menarik perhatian masyarakat luas, khususnya kalangan pemuda dan warga Muhammadiyah di wilayah Kuningan dan sekitarnya.

Iklan

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Sandi, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang untuk menyambut momentum bersejarah tersebut.

“Ini bukan sekadar peringatan milad, tetapi juga momentum kebangkitan dan konsolidasi gerakan pemuda. Kehadiran Wakil Menteri tentu menjadi kehormatan besar bagi kami dan masyarakat Kuningan,” ujar Sandi.

Iklan

Menurutnya, acara yang akan digelar di Kabupaten Kuningan itu diproyeksikan menghadirkan antusiasme besar, tidak hanya dari warga lokal tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari kegiatan seremonial, dialog kepemudaan, hingga penguatan peran pemuda dalam isu-isu strategis nasional, termasuk perlindungan pekerja migran Indonesia.

Euforia kader Muhammadiyah pun mulai terasa sejak kabar kedatangan Wakil Menteri tersebut tersebar. Momentum Milad ke-94 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mampu menginspirasi generasi muda agar terus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa, sejalan dengan semangat yang diusung oleh Pemuda Muhammadiyah.

Selain itu, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan juga akan memperkenalkan salah satu produk asli olahan kader Pemuda Muhammadiyah Kuningan, yakni Kopi Ragasakti, kepada Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah tersebut.

Produk lokal ini menjadi simbol semangat kemandirian ekonomi kader muda Muhammadiyah sekaligus upaya mendorong pemberdayaan usaha berbasis komunitas di Kabupaten Kuningan. (OM)