Dorong Generasi Cerdas, Bunda PAUD Kuningan Sosialisasikan Wajib Belajar 1 Tahun dan GEMATELMISU

Pendidikan360 views

KUNINGAN ONLINE — Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, melaksanakan kegiatan sosialisasi Wajib belajar satu tahun bagi anak usia 5–6 tahun, sekaligus mengampanyekan gerakan GEMATELMISU (Gemar Makan Telur dan Minum Susu) di Desa Penumpukan, Kecamatan Ciniru, dan Desa Gewok Kecamatan Garawangi, Senin (13/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar, sekaligus memperkuat perhatian terhadap pemenuhan gizi anak sejak dini.

Iklan

“Belajar tak harus menunggu besar, karena masa depan hebat dimulai dari langkah kecil hari ini,” ujar Ela Helayati, Senin (13/4/2026).

Melalui Program Bunda PAUD Kabupaten Kuningan Tahun 2026, pihaknya terus mengajak para orang tua untuk memastikan anak-anak mengikuti pendidikan pra-sekolah minimal satu tahun. Langkah ini dinilai penting agar anak tumbuh lebih siap, cerdas, dan berkarakter saat memasuki pendidikan dasar.

Iklan

Selain aspek pendidikan, perhatian terhadap gizi anak juga menjadi fokus utama. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemberian makanan tambahan berupa telur dan susu sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang optimal.

“Anak yang sehat adalah fondasi utama untuk bisa belajar dengan baik,” tambahnya.

Gerakan GEMATELMISU sendiri diharapkan menjadi kebiasaan positif di lingkungan keluarga. Konsumsi telur dan susu secara rutin dinilai efektif dalam mencegah stunting, meningkatkan asupan gizi, serta mendukung perkembangan otak dan fisik anak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, S.E., M.Si., menegaskan bahwa program wajib PAUD satu tahun merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“PAUD menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan dasar, dan kesiapan belajar anak. Karena itu, sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kuningan, Yuli Pramiati, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia mengajak seluruh guru TK untuk terus berinovasi dalam pembelajaran serta aktif mengedukasi orang tua mengenai pentingnya PAUD.

“Kami siap mendukung penuh program wajib PAUD dan gerakan GEMATELMISU sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi Kuningan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat bahwa pendidikan sejak dini dan pola hidup sehat merupakan investasi penting untuk masa depan anak-anak Kuningan. (OM)