Sambut Milad Pontren Nurul Huda Kertawangunan ke 34, Mini Soccer Pakai Sarung Diikuti 12 Tim

Pendidikan, Sosial3,410 views

KUNINGAN ONLINE – Menyambut milad Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan ke 34, Kecamatan Sindangagung menggelar berbagai kegiatan, seperti turnamen Mini Soccer antar pondok pesantren selama tiga hari, (23-26/8/2024).

“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan dalam menyambut milad Pontren Nurul Huda ke 34, salah satunya kegiatan turnamen mini soccer dengan memakai sarung yang diikuti 12 Tim dengan sistem penyisihan yang dibagi ke dalam 4 grup,” kata Rofi Putra Pratama selaku Penanggung jawab Kegiatan Mini soccer, Jumat (23/8/2024).

Iklan

Ia menerangkan, masing-masing grup itu diisi oleh 4 tim dan ada yang diisi oleh 3 tim. Untuk pemain, dibatasi maksimal usia 14 tahun.

Iklan

Iklan

“Jadi dari mini soccer ini juga kita mencari bibit-bibit atlet di lingkungan santri. Karena, santri juga ada yang punya hobi dan minat di sepak bola maupun futsal. Dan rata-rata yang bermain ini mulai dari kelas 6 SD sampai kelas 8 SMP,” terangnya.

Jadwal turnamen, lanjut Rofi, di mulai hari ini Jumat (23/8/2024). Dilanjut di hari Sabtu, dan hari Minggu diliburkan, kemudian dilanjutkan pada hari Senin dengan tersisa 8 tim besar.

“Jadi hari Minggu kita liburkan, karena ada kegiatan pertemuan dengan orang tua santri. Selanjutnya pertandingan akan dilanjutkan pada Senin (24/8). Dengan 8 besar tim yang lolos, itu diambil dari juara grup dan runner up grup masing-masing,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa mini soccer baru pertama kali dilaksanakan. Diharapkan setiap tim dapat menjunjung tinggi sportifitas dan turnamen mini soccer juga menjadi sarana keakraban terjalin tali silaturahmi antar pondok pesantren.

Adapun untuk pemain, satu tim di maksimal 12 pemain. Sementara dilapang yang main 7 orang. Pihaknya berharap, melalui turnamen mini soccer terjalin erat silahturahmi dan keakraban.

Sementara, turnamen mini soccer ini diikuti dari Pondok Pesantren Mujtama’ul Huda, Riyadul Huda, Misbahul Huda, Darul Huda, Miftahul Mubarok, Nurul Huda Windusengkahan, Syamsul Huda, Miftahul Falah, Manbaul Huda, Pontren Annur, Nurul Ilmi, dan Baitul Huda. (OM)