UM Kuningan Kukuhkan Pengurus Baru UKM Tapak Suci, Cetak Kader Berkarakter dan Berintegritas

Olahraga143 views

KUNINGAN ONLINE – Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan prestasi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang kuat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelantikan Kepengurusan dan Baitul Arqom VIII Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Putera Muhammadiyah UM Kuningan Periode 2026–2027 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (18–19/7/2026).

Iklan

Mengusung tema “Kader Berkarakter, Organisasi Berintegritas, Tapak Suci Berkemajuan”, kegiatan diawali di Kampus I UM Kuningan dan dilanjutkan di Bumi Perkemahan Ipukan, Palutungan.

Agenda tersebut menjadi momentum regenerasi kepengurusan sekaligus pembinaan kader baru Tapak Suci. Selain prosesi pelantikan, peserta juga mengikuti rangkaian pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan kapasitas organisasi.

Iklan

Kegiatan dihadiri Rektor UM Kuningan beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan, Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci 143 Kabupaten Kuningan, pembina UKM Tapak Suci, para pendekar, alumni, demisioner, perwakilan organisasi mahasiswa, serta seluruh peserta Baitul Arqom VIII.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Tapak Suci, laporan ketua pelaksana, hingga pengukuhan kepengurusan baru UKM Tapak Suci periode 2026–2027.

Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci 143 Kabupaten Kuningan, Ridwan Hadisantoso, mengatakan perkembangan Tapak Suci di Kabupaten Kuningan terus menunjukkan kemajuan. Saat ini, Tapak Suci telah memiliki 34 cabang yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Ia juga mengungkapkan bahwa UM Kuningan dipercaya menjadi tuan rumah Pelantikan Kenaikan Sabuk Tapak Suci se-Jawa Barat. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi keluarga besar Tapak Suci UM Kuningan.

Sementara itu, Ketua PDM Kabupaten Kuningan, Ustaz Dadan Rahmatun Ramdhan, menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya anggota atau prestasi yang diraih, tetapi juga dari kualitas karakter para kadernya.

“Kejujuran, tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat pengabdian harus menjadi nilai yang terus ditanamkan dalam setiap proses kaderisasi,” ujarnya.

Rektor UM Kuningan, Wawang Anwarudin, turut mendorong para kader Tapak Suci agar terus mengembangkan potensi diri, menjaga nama baik almamater, serta menjadikan organisasi sebagai wadah mengamalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Menurutnya, Tapak Suci tidak hanya menjadi tempat mengasah kemampuan bela diri, tetapi juga media pembentukan mahasiswa yang berakhlak, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Baitul Arqom VIII yang diisi berbagai materi, mulai dari kepemimpinan, kesekretariatan, keorganisasian, ketapaksucian, hingga latihan jurus-jurus dasar Tapak Suci.

Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali kemampuan organisasi sekaligus pemahaman terhadap nilai-nilai dasar Tapak Suci sebagai bekal dalam menjalankan amanah dan pengabdian.

Pelantikan ini sekaligus menandai resminya kepengurusan UKM Tapak Suci UM Kuningan Periode 2026–2027, sementara peserta Baitul Arqom VIII dikukuhkan sebagai anggota dan siswa dasar Tapak Suci.

Diharapkan, dari proses kaderisasi tersebut lahir kader-kader yang tidak hanya tangguh dalam bela diri, tetapi juga berkarakter kuat, berintegritas, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah. (OM)