RSUD Linggajati Kuningan Perkuat Layanan, Hadirkan Teknologi Laser untuk Operasi Wasir

Kesehatan28 views

KUNINGAN ONLINE – RSUD Linggajati Kuningan terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penguatan dilakukan tidak hanya melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM), tetapi juga dengan menambah serta memodernisasi peralatan medis.

Rumah sakit kelas C yang berada di wilayah Kuningan Utara tersebut kini telah memiliki sejumlah peralatan medis baru untuk mendukung pelayanan kepada pasien.

Iklan

Direktur RSUD Linggajati Kuningan, dr. Hj. Eva Maya, MM., mengatakan modernisasi sarana medis merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, nyaman, aman, dan berkualitas.

Hal itu disampaikannya di sela kegiatan khitanan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi Kuningan ke-528, yang digelar di RSUD Linggajati, Kamis (3/9/2026).

Iklan

Eva mengungkapkan, salah satu peralatan baru yang kini tersedia di RSUD Linggajati digunakan untuk menangani penyakit wasir melalui teknik laser.

Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut mampu memangkas waktu tindakan secara signifikan dibandingkan metode sebelumnya.

“Dengan alat untuk operasi wasir, sekarang menggunakan teknik laser. Yang tadinya bisa satu jam, sekarang sekitar setengah jam sudah selesai untuk tindakan operasinya,” kata Eva.

Selain waktu tindakan yang lebih singkat, teknologi laser tersebut juga diharapkan memberikan efek pascaoperasi yang lebih minimal sehingga pasien dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih nyaman.

“Dengan adanya alat baru itu semakin mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Efek pascaoperasi juga sangat minimalis, tidak terlalu sakit dengan laser,” ujarnya.

Tak hanya teknologi untuk penanganan wasir, RSUD Linggajati juga telah memiliki peralatan baru untuk mendukung penanganan amandel.

Modernisasi peralatan medis juga dilakukan di sejumlah unit pelayanan, di antaranya Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), hingga ruang rawat inap.

Tambah Dokter Spesialis

Peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Linggajati tidak hanya berfokus pada sarana dan prasarana. Penguatan SDM juga terus dilakukan, terutama dengan menambah dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat.

Salah satu layanan baru yang kini tersedia adalah poliklinik spesialis saraf.

Eva mengatakan, dokter spesialis saraf mulai memberikan pelayanan sejak 1 September 2026. Layanan tersebut juga sudah dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Kesehatan.

“Per September ini kita sudah bisa melayani kasus-kasus saraf. Dokter spesialis saraf per 1 September sudah ada dan sudah bisa menggunakan BPJS, jadi jangan ragu,” jelasnya.

Untuk pelayanan poliklinik saraf, masyarakat dapat memperoleh layanan setiap Sabtu mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Sementara bagi pasien yang membutuhkan perawatan inap, RSUD Linggajati dapat menerima pasien setiap hari.

Kehadiran dokter spesialis saraf diharapkan semakin melengkapi layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga Kuningan bagian utara yang selama ini membutuhkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat.

Terapkan Budaya Kerja CERMAT

Di tengah penguatan fasilitas dan SDM, Eva menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan juga harus dibarengi dengan perubahan budaya kerja seluruh pegawai rumah sakit.

RSUD Linggajati menerapkan budaya kerja CERMAT, yang menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

CERMAT merupakan akronim dari Cepat, Tanggap, Edukatif, Ramah, Akuntabel, dan Tepat.

Dalam aspek keramahan, rumah sakit juga menerapkan prinsip 5S, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun.

Sementara untuk menciptakan lingkungan kerja yang tertata, diterapkan prinsip 5R, yaitu Rapi, Resik, Rajin, Ringkas, serta budaya kerja yang mendukung keteraturan.

Menurut Eva, budaya kerja tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas di bagian pelayanan, tetapi harus diterapkan oleh seluruh pegawai.

“Budaya kerja ini berlaku untuk semua pegawai, mulai dari jajaran direktur, manajemen, termasuk semua fungsional pelaksana juga wajib menekankan budaya CERMAT,” katanya.

Ia berharap budaya tersebut mampu mendorong terciptanya pelayanan yang semakin baik sekaligus memberikan pengalaman yang lebih humanis bagi pasien dan keluarga.

Keluhan Pasien Jadi Bahan Evaluasi

Untuk memastikan kualitas pelayanan terus meningkat, RSUD Linggajati juga membuka sejumlah kanal pengaduan bagi masyarakat.

Pengaduan dapat disampaikan melalui layanan WhatsApp PKRS, secara langsung, melalui email, maupun pesan langsung atau DM melalui Instagram rumah sakit.

Eva menegaskan, setiap keluhan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen rumah sakit.

“Setiap keluhan ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan. Sebagai rumah sakit harus selalu memberikan pelayanan yang bermutu dan berkualitas. Jadi setiap keluhan pasti akan kami tindak lanjuti untuk perbaikan ke depannya,” tegasnya.

Saat ini, RSUD Linggajati Kuningan memiliki kapasitas 104 tempat tidur dan masih berstatus sebagai rumah sakit kelas C.

Dengan berbagai pembenahan yang dilakukan, Eva mengajak masyarakat, khususnya warga Kuningan Utara, untuk tidak ragu memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia di RSUD Linggajati.

“Untuk masyarakat Kuningan, khususnya wilayah Kuningan Utara, jangan ragu untuk berobat ke Rumah Sakit Linggajati. Kami komitmen untuk selalu memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik, bermutu, berkualitas, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien,” pungkasnya. (OM)