Truk Dinas Parkir di Badan Jalan, Pemotor Tewas Masuk Kolong Bus di Luragung

Hukum, Insiden190 views

KUNINGAN ONLINE – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Ki Gedeng Luragung, tepatnya di Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jumat malam (15/5/2026) sekitar pukul 19.51 WIB. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan itu menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu korban lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa maut tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi E-6268-YAP, dump truck Hino milik Pemerintah Kabupaten Kuningan bernomor polisi E-8000-Y, serta sebuah bus Hino bernomor polisi E-7715-YA.

Iklan

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor, truk dinas, dan bus di wilayah Luragung. Akibat kejadian ini satu orang meninggal dunia di tempat dan satu orang mengalami luka berat. Kedua korban langsung dievakuasi ke RSU KMC Luragung,” ujar Iptu Sri Martini, Sabtu (16/5/2026).

Iklan

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai IT (32), warga Kecamatan Ciwaru, melaju dari arah Luragung menuju Kuningan atau dari timur ke barat. Korban diketahui berboncengan dengan DF (27), seorang perawat.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang dump truck dinas Pemkab Kuningan yang sedang diparkir di badan jalan sebelah kiri oleh pengemudinya, AA (30).

Benturan keras membuat pengendara motor terpental ke arah kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Hino yang dikemudikan DR dari arah Kuningan menuju Luragung.

“Setelah menabrak bagian belakang truk yang parkir di badan jalan, pengendara sepeda motor terpental ke sebelah kanan jalan. Dari arah berlawanan sedang melaju bus Hino, sehingga korban masuk ke dalam kolong bus tersebut,” jelas Sri Martini.

Akibat kejadian itu, IT meninggal dunia di tempat setelah mengalami cedera berat. Sementara penumpangnya, DF, mengalami luka berat berupa patah tulang pinggul kiri dan sejumlah luka lainnya.

Polisi menduga kecelakaan dipicu oleh posisi dump truck yang diparkir tidak aman dan memakan sebagian badan jalan. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan gerimis tipis, namun kondisi jalan dalam keadaan baik.

“Dugaan sementara faktor kelalaian ada pada pengemudi truk dinas yang memarkirkan kendaraannya di lokasi yang tidak aman dan memakan badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas dan memicu kecelakaan,” tegasnya.

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti berupa ketiga kendaraan yang terlibat berikut dokumen kendaraan.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar tidak memarkir kendaraan di bahu maupun badan jalan, terlebih di lokasi minim penerangan karena sangat membahayakan pengguna jalan lain.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, mengontrol kecepatan kendaraan, terutama saat malam hari dan kondisi cuaca gerimis,” tutup Iptu Sri Martini. (OM)