KUNINGAN ONLINE – Kabupaten Kuningan kembali akan menggelar ajang balap sepeda bergengsi Tour de Linggarjati (TDL) ke-8 pada 12–14 September 2025. Mengusung tema “Raga Sehat, Alam Terawat, Kuningan Melesat”, event ini menjadi bagian dari pengembangan sport tourism sekaligus ajang promosi potensi wisata dan ekonomi daerah.
Ketua Panitia TDL 2025, dr. Yanuar Firdaus, mengatakan rute balapan tahun ini dirancang lebih menantang dengan total jarak 111 kilometer, melintasi 17 kecamatan di wilayah Kuningan. Selain menantang, lintasan ini juga menawarkan panorama alam khas Kuningan, mulai dari kawasan pegunungan, hutan, hingga perdesaan.
“Rute ini kami desain agar tidak hanya memberi tantangan kepada peserta, tetapi juga memperkenalkan keindahan alam dan keramahan masyarakat Kuningan,” ujarnya kepada media, Rabu (30/7/2025).
Adapun kecamatan yang akan dilintasi yaitu: Kuningan, Cigugur, Kadugede, Nusaherang, Darma, Jalaksana, Kramatmulya, Cilimus, Mandirancan, Pancalang, Cigandamekar, Japara, Cipicung, Ciawigebang, Lebakwangi, Maleber, dan Garawangi.
Tiga Kategori Dipertandingkan Ajang TDL 2025 akan mempertandingkan tiga kategori Individual Road Race (IRR) – Kategori utama dengan tiga subkelas, Pra Youth, Youth, Junior, Master B dan C menempuh jarak 30,7 km, Junior Putra, Elite Putri, Master A dengan jarak 55,7 km dan Elite Putra menempuh rute penuh 111 km.
Kedua, Criterium Race – Digelar di pusat kota Kuningan dengan lintasan melingkar sepanjang 2,9 km per putaran. Dan terakhir, Fun Bike – Kategori sepeda santai dengan jarak sekitar 20 km, terbuka untuk umum. Start di Jalan Siliwangi dan finish di Taman Kota Kuningan.
Menariknya, ajang ini akan diikuti peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dan sejumlah negara tetangga. Panitia menargetkan TDL 2025 menjadi lebih semarak dan berdampak langsung terhadap ekonomi warga.
Masyarakat yang berada di jalur lomba diimbau untuk turut menyukseskan acara dengan menjaga lingkungan dan memberikan sambutan hangat bagi para peserta.
“Tour de Linggarjati bukan sekadar balapan, tapi momentum untuk menunjukkan wajah terbaik Kuningan kepada Indonesia dan dunia,” pungkas dr. Yanuar. (OM)





