KUNINGAN ONLINE – Pimpinan Daerah 143 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kuningan, menggelar Latihan Kader Pimpinan Tapak Suci (LKPTS). Calon kader yang digodod dalam LKPTS merupakan kader-kader terpilih yang sudah memenuhi persyaratan baik dari segi usia yaitu minimal 18 tahun, dari segi tingkatan sabuk minimal siswa melati empat atau siswa empat.
Kegiatan LKPTS sendiri merupakan wadah pengkaderan di organisasi otonom Tapak Suci, seperti halnya IMM dengan adanya DAD (Darul Arqam Dasar), IPM dengan Taruna Melati, Pemuda Muhammadiyah dengan Baitul Aqram, begitupun Tapak Suci mempunyai sarana penggodogan kader yang disebut dengan LKPTS.
LKPTS tahun ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Kuningan, dengan jumlah peserta sebanyak 14 calon kader yang merupakan orang-orang pilihan dari sekian ribu siswa Tapak Suci yang ada di Kabupaten Kuningan.
LKPTS sebagai kawah candradimuka penggodogan para calon kader merupakan sarana pengkaderan yang ada di Tapak Suci, semua peserta wajib mengikuti semua rangkaian kegiatan selama satu tahun, yang dilaksanakan setiap hari Sabtu malam Ahad.
Acara pembukaan LKPTS dilaksanakan pada hari sabtu, 23 September 2023, pada acara pembukaan itu dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuningan, Ustad Dadan Rohmatun, Lc, beserta sekertaris PDM yang juga merupakan tokoh Tapak Suci Kuningan, Sueb, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani, Iman, Dewan Pelatih Tapak Suci yang sekaligus merupakan anggota Pimpinan PDM, Empi Adrapi, serta Pendekar Kehormatan Tapak Suci dan juga Ketua PDM Periode 2010-2015 Bapak Drs. Arief Yani.
Dr. Oman Hadiana, selaku ketua panitia LKPTS melaporkan jumlah peserta dan rangkaian materi yang akan disuguhkan kepada para peserta LKPTS, tidak hanya penguatan fisik dan mental, akan tetapi lmu kepelatihan dan penulisan karya ilmiah serta pengingkatan softskill lainnya disuguhkan dalam materi LKPTS.
“Dalam LKPTS kali ini, mengusung tema ”Jadilah Kader Pimpinan Tapak Suci Berakhlak Mulia dan Berkarakter” dengan tujuan dapat mencetak kader Tapak Suci yang memiliki akhlak mulia dan berkarakter, sejalan dengan moto Tapak Suci, yaknibDengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah,” ujarnya.
Ketua Pimda 143 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Kuningan, Ridwan Hadisantoso menyampaikan bahwa kaderisasi ini merupakan ajang dimana kita menyiapkan regenerasi kader untuk meneruskan estapet kepamimpinan baik di Tapak Suci maupun di Persyarikatan Muhammadiyah, dengan adanya LKPTS ini, diharapkan dapat memenuhi permintaan dari sekolah-sekolah yang menginginkan Tapak Suci hadir di sekolahnya.
Ketua PDM, Ayahanda Ustad Dadan Rohmatun, Lc, berpesan kepada para peserta agar dapat memaksimalkan agenda LKPTS ini sebagai sarana pengkaderan di Tapak Suci.
Ia menceritakan bagaimana perjuangan seorang Jendral Sudirman yang juga merupakan Kader Tapak Suci dapat berjuang untuk Kemerdekaan Indonesia.
“Saya berpesan agar kelak kader-kader Tapak Suci tidak hanya menjadi kader persyarikatan, terapi juga dapat menjadi kader negara dan agama, serta dapat menjadi pembela tanah air, negara, dan agama melalui Tapak Suci dan Persyarikatan Muhammadiyah,” pungkasnya. (OM)









