Tanggulangi Pengangguran, Disnakertrans Kuningan Adakan Pelatihan Menjahit Kerjasama Dengan PT Shoetown Nike Indonesia

KUNINGAN ONLINE – Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan dapatkan bantuan mesin jahit sebanyak 24 Unit dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Shoetown Nike Indonesia.

Program tersebut ternyata di berikan secara cuma-cuma dari PT Shoetown Nike Indonesia kepada Disnakertrans Kabupaten Kuningan.

Iklan

“Ya itu kan menggarap Nike sepatu, eggak tahu saya mah hoki (beruntung) kali ya, jadi PT Shoetown Nike Indonesia itu menunjuk Disnakertrans Kuningan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menerima bantuan mesin jahit ini sebagai Nike di wilayah III,” terangnya Dr Carlan Kepala Disnakertrans di ruang kerjanya, Senin (6/2/2023).

Carlan menerangkan, mesin jahit tersebut selanjutnya akan digunakan untuk pelatihan berbasis vokasi yang merupakan bentuk nyata dari kolaborasi antara Pemkab Kuningan melalui Disnakertrans dan dunia usaha dalam upaya penanggulangan pengangguran di kabupaten Kuningan.

Iklan

“Nanti melalui workshop ini dipakai untuk melatih manusia khusus dari Kuningan yang outputnya itu akan mereka ambil lagi untuk disalurkan ke Nike Majalengka,” tuturnya

Dirinya berharap dengan bantuan mesin jahit tersebut, dapat di memanfaatkan oleh masyarakat dan tugas disnakertrans mensosialisasikan ke masyarakat serta menumbuhkan kesadaran bahwa menjahit itu tidak rendah, tidak murahan tapi punya nilai ekonomi tinggi.

“Nanti masyarakat dilatih menjahit di BLK Disnakertrans Kuningan, Jadi kegunaannya bukan hanya untuk jait garmen, tapi khusus untuk sepatu dan dari pihak PT Shoetown Nike menyampaikan ke kita itu dalam kurun waktu 5 tahun ke depan butuh 4.000 karyawan Nike di Majalengka,” imbuhnya.

Sementara itu, masih Carlan, dari pada masyarakat menganggur dan merumpi lebih baik latihan menjahit di BLK dengan kriteria usianya maksimal 35 tahun.

“Iya kalau sudah dilatih menjahit, outputnya bisa bekerja di perusahaan tersebut,” pungkasnya. (Poy)