Tanggulangi Kemiskinan, Bupati Acep : Program Gerbang Kaya Sasar Lima Desa dan Peternak dapat Raih Beragam Manfaat

KUNINGAN ONLINE – Bupati Kuningan Acep Purnama secara simbolis menyerahkan bantuan Sarana Prasarana (Sarpas) peternakan kepada kelompok calon penerima bantuan, di Aula Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, Kamis (19/10/2023).

Bantuan Sarpras peternakan dengan tajuk Gerakan Pengembangan Kambing dan Ayam (Gerbang Kaya) diberikan untuk mendukung dan meningkatkan usaha peternakan di beberapa wilayah di Kabupaten Kuningan.

Iklan

Gerbang Kata adalah gerakan pengembangan ternak berupa ternak kambing dan ayam kampung yang akan di salurkan pada desa dengan tingkat kemiskinan ekstrim di kecamatan Darma.

“Kegiatan ini merupakan suatu upaya penanggulangan kemiskinan melalui perluasan kesempatan kerja, kesempatan berusaha, peningkatan ekonomi masyarakat, melalui optimalisasi usaha ternak yang lebih efisien dan produktif serta ramah lingkungan,” ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, Wawan Setiawan didampingi Kepala Bidang Peternakan, Lya Prilyawati.

Iklan

Wawan menjelaskan, program Gerbang Kaya yang merupakan bantuan Provinsi Jawa Barat dengan menyasar kepada daerah yang perlu mendapat bantuan.

“Diharapkan dengan adanya bantuan ini, masyarakat peternak di Kabupaten Kuningan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil ternaknya sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan kesejahteraan peternak di wilayah tersebut,” jelasnya.

Sementara, Bupati Kuningan Acep Purnama menyambut baik Program Gerbang Kaya yang merupakan bantuan Provinsi Jawa Barat. Melalui kegiatan gerbang kaya, dengan sasaran 5 desa di kecamatan darma dapat memberikan dampak terhadap penurunan tingkat kemiskinan, penurunan pengangguran, serta berdampak pada peningkatan pendapatan khususnya bagi para penerima manfaat bantuan ternak.

“Ternak domba dan ayam kampung nantinya akan disalurkan kepada 5 desa di kecamatan darma yang terdiri atas 20 RTP (Rumah Tangga Peternakan) penerima mandat per desa yang kemudian dibentuk menjadi kelompok-kelompok tani,” ujarnya.

Ia menerangkan, sebanyak 220 ekor ternak domba akan disebarkan ke 5 Desa yaitu Desa Situsari, Desa Paninggaran, Desa Cageur, Desa Karangsari, dan Desa Tugumulya, dimana masing-masing Desa akan menerima ternak domba sejumlah 44 ekor yang terdiri dari 40 ekor domba betina dan 4 ekor domba jantan.

“Selain itu, sebanyak 5.000 ekor ayam kampung juga akan disebarkan pada 5 desa tersebut dengan masing-masing desa akan menerima 1.000 ekor ayam kampung non sexing,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati Acep menyebutkan bahwa untuk kelompok yang mendapatkan bantuan domba, akan juga dibuatkan kandang koloni, gudang pupuk, gudang pakan, dan jalan usaha tani.

“Serta akan mendapatkan sarana prasarana pendukung yang dapat membantu meningkatkan produktivitas usahanya, seperti kendaraan roda tiga, mesin chopper, dan mesin pengolah pupuk organik yang pada hari ini akan kita serahkan secara simbolis kepada 5 kelompok penerima bantuan,” sebutnya.

Sedangkan untuk kelompok yang mendapatkan bantuan ayam kampung, akan diberikan stimulan kandang, penyediaan pakan konsentrat, serta diberikan sarana prasarana pendukung seperti mesin penetas telur.

“Program ini selain memberikan bantuan kepada para peternak juga diharapkan dapat memberikan stimulus kepada penerima manfaat seperti hasil pengelolaan pupuk organik, limbah ternak domba, penjualan telur ayam, dan penjualan doc ayam kampung,” pungkasnya. (OM)