KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar Rapat Koordinasi dan Penguatan Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) di Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) tersebut bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mengimplementasikan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) di seluruh perangkat daerah.
Rakor dihadiri Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan, 43 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta perwakilan berbagai organisasi di Kabupaten Kuningan.
Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender bukan hanya menjadi tanggung jawab perempuan, melainkan strategi pembangunan yang memastikan setiap kebijakan, program, dan kegiatan mampu memberikan manfaat secara adil dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, Ijah Hodijah, menyampaikan bahwa Kabupaten Kuningan terus menunjukkan kemajuan dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender. Hal tersebut tercermin dari meningkatnya nilai Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang diraih Kabupaten Kuningan.
“Nilai APE Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan dari 804,31 pada tahun 2024 menjadi 820,67 pada tahun 2025. Capaian ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam setiap proses pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan nilai tersebut bukan sekadar prestasi administratif, melainkan menjadi indikator semakin kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, responsif gender, dan berkeadilan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah.
Melalui Rapat Koordinasi dan Penguatan Pokja PUG ini, diharapkan koordinasi serta sinergi antar-OPD semakin kuat sehingga implementasi Pengarusutamaan Gender dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kuningan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, pemerintah kecamatan, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga, sejalan dengan visi Kuningan Melesat. (OM)





