SMK Muhammadiyah 2 Kuningan Klarifikasi Isu Penahanan Dokumen Kelulusan

Pendidikan, Sosial1,489 views

KUNINGAN ONLINE – Pemberitaan di salah satu media yang menyoroti dugaan penahanan dokumen kelulusan oleh SMK Muhammadiyah 2 Kuningan dan menyebut pendidikan sebagai “barang dagangan”, mendapat tanggapan langsung dari Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, Ridwan Hadi Santoso, S.Pd., M.Pd.

Ridwan menegaskan bahwa pihaknya memiliki prosedur yang jelas dan transparan terkait pengelolaan administrasi kelulusan siswa.

Iklan

Menurutnya, proses pengambilan dokumen kelulusan tidak pernah dimaksudkan untuk mempersulit siswa maupun orang tua.

“SMK Muhammadiyah 2 Kuningan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada siswa. Kami memastikan semua dokumen kelulusan dapat diambil sesuai jadwal dan prosedur yang berlaku,” ujar Ridwan.

Iklan

Ia menjelaskan, beberapa alumni tahun ini telah mengambil dokumen kelulusan tanpa kendala berarti. Bahkan, pihak sekolah memberikan keringanan bagi orang tua yang masih memiliki tunggakan administrasi agar siswa tetap bisa mengambil dokumen kelulusannya.

Selain itu, lanjut Ridwan bahwa proses penyerahan dokumen kelulusan bagi alumni SMK Muhammadiyah 2 Kuningan disertai berita acara penyerahan kepada siswa.

“Pendidikan adalah hak semua anak. Kami tidak pernah menjadikan pendidikan sebagai komoditas. Jika ada orang tua atau pihak yang merasa dirugikan, kami persilakan untuk berkomunikasi langsung dengan pihak sekolah agar persoalan bisa diselesaikan dengan baik,” tegas Ridwan.

Selain itu, Ridwan juga mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah menempuh langkah resmi dengan berkoordinasi bersama Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah, Dadan Somantri Indra Santana, SH untuk menindaklanjuti pemberitaan yang dianggap merugikan nama baik sekolah.

“Kami berharap semua pihak dapat memahami persoalan ini dengan bijak dan ikut menjaga suasana pendidikan di Kabupaten Kuningan tetap kondusif,” pungkasnya. (OM)