KUNINGAN ONLINE – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kabupaten Kuningan akan menggelar rangkaian Road to Konfercab dengan mengusung tema “Membaca Kuningan, Menghidupkan Pemikiran Bung Karno”. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan dialektika untuk merumuskan gagasan bagi pembangunan daerah yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Ketua Pelaksana Konfercab PA GMNI Kabupaten Kuningan, Taufik, yang akrab disapa Bobi, mengatakan tema tersebut dipilih sebagai bentuk ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membaca kondisi riil Kabupaten Kuningan sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Road to Konfercab ini bukan sekadar rangkaian menuju konferensi cabang, tetapi menjadi ruang bertemunya gagasan dan pemikiran dari berbagai kalangan. Kami ingin menghadirkan diskusi yang kontekstual mengenai Kuningan dengan menjadikan pemikiran Bung Karno sebagai inspirasi dalam merumuskan solusi yang berpihak kepada rakyat,” ujar Bobi, Jumat (10/7/2026).
Menurutnya, Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar, mulai dari sumber daya alam, kekayaan budaya, hingga bonus demografi generasi muda. Namun, di sisi lain masih terdapat sejumlah tantangan, seperti pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, penyediaan lapangan kerja, penguatan ekonomi kerakyatan, pelestarian lingkungan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Bobi menegaskan, makna “Membaca Kuningan” bukan hanya melihat capaian pembangunan melalui angka-angka statistik, tetapi memahami secara langsung kehidupan masyarakat, mulai dari petani, pelaku UMKM, buruh, tenaga pendidik, pemuda, perempuan, hingga berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Sementara itu, “Menghidupkan Pemikiran Bung Karno”, lanjutnya, bukan sekadar mengenang sejarah atau mengutip pidato-pidato Sang Proklamator, melainkan menghadirkan kembali semangat keberanian berpikir, nasionalisme, persatuan, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat dalam menghadapi persoalan pembangunan saat ini.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan rekomendasi dan pemikiran yang dapat menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Kuningan.
“Perbedaan pandangan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekuatan untuk memperkaya solusi. Kami mengajak seluruh alumni GMNI, kader, akademisi, pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Road to Konfercab ini sebagai ruang bersama membangun dialog dan kolaborasi demi masa depan Kuningan yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan,” pungkas Bobi. (OM)








