Ratusan Dokter IDI Mengabdi untuk Negeri, Bawa 11 Layanan Spesialis hingga Sunatan Massal untuk Warga Perbatasan

Kesehatan, Sosial449 views

KUNINGAN ONLINE – Semangat pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Kuningan melalui program “IDI Mengabdi untuk Negeri”. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan dokter, termasuk puluhan dokter spesialis, diberangkatkan menuju Kecamatan Cibingbin, Sabtu (1/8/2026), dari halaman Pendopo Kabupaten Kuningan.

Kegiatan yang dipadukan dengan riding dan bakti sosial tersebut menjadi wujud nyata komitmen para dokter untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga di wilayah perbatasan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan medis spesialistik.

Iklan

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang turut mengikuti rombongan menuju Kecamatan Cibingbin.

Ketua Panitia, Agah Nugraha, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar touring, melainkan sebuah misi kemanusiaan agar masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan dokter spesialis.

Iklan

“Semangat kegiatan ini adalah menghadirkan dokter spesialis lebih dekat kepada masyarakat. Jika selama ini warga harus datang ke kota untuk mendapatkan pelayanan, kali ini para dokter yang datang langsung ke wilayah perbatasan,” ujarnya.

Sebanyak 11 layanan kesehatan spesialistik disiapkan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn), penyakit dalam, anak, bedah, THT, mata, kulit dan kelamin, hingga kesehatan jiwa.

Tak hanya itu, dua dokter spesialis Obgyn juga memberikan layanan USG gratis bagi ibu hamil, sementara dokter spesialis penyakit dalam dilengkapi fasilitas pemeriksaan EKG atau rekam jantung.

Selain pelayanan kesehatan, IDI Kuningan juga menghadirkan berbagai aksi sosial berupa sunatan massal bagi 20 anak, pembagian 20 paket kacamata, serta masing-masing 25 paket susu untuk ibu hamil dan balita.

Iklan

Menurut dr. Agah, antusiasme masyarakat jauh melampaui perkiraan panitia. Semula pelayanan kesehatan ditargetkan untuk sekitar 200 orang, namun jumlah warga yang datang ternyata jauh lebih banyak.

“Melihat antusias masyarakat yang sangat tinggi, peserta yang datang melebihi perkiraan kami. Seluruh kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan sponsor serta rereongan atau gotong royong para dokter di Kabupaten Kuningan,” katanya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Kuningan masa bakti 2026–2029, Arif Wibowo, mengatakan program tersebut lahir dari semangat para dokter untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, profesi dokter tidak hanya bertugas di rumah sakit atau ruang praktik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang selama ini kesulitan memperoleh layanan dokter spesialis.

“Melalui program IDI Mengabdi untuk Negeri, kami ingin membuktikan bahwa dokterlah yang datang menyapa masyarakat, bukan sebaliknya. Kami ingin mendekatkan pelayanan kesehatan spesialistik kepada warga yang berada di daerah-daerah dengan akses kesehatan yang terbatas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebanyak 160 hingga 170 dokter terlibat dalam kegiatan tersebut. Sementara sekitar 70 hingga 80 peserta mengikuti riding sebagai bagian dari perjalanan menuju lokasi pengabdian di Kecamatan Cibingbin.

Dengan menghadirkan 11 layanan spesialis secara langsung di lokasi, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan konsultasi tanpa harus datang ke rumah sakit di pusat kota.

“Harapan kami, masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan khusus bisa lebih mudah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan. Inilah bentuk nyata pengabdian profesi dokter kepada masyarakat,” tambahnya.

Bupati Dian Rachmat Yanuar memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif IDI Kabupaten Kuningan yang dinilainya menjadi contoh kolaborasi nyata antara organisasi profesi dan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Program ini luar biasa. Biasanya masyarakat yang harus mencari dokter spesialis, tetapi hari ini justru dokter spesialis yang datang menjemput masyarakat hingga ke pelosok. Ini menjadi jawaban atas keterbatasan akses, jarak, dan biaya yang selama ini dirasakan sebagian warga,” ungkap Bupati.

Ia berharap program IDI Mengabdi untuk Negeri tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi agenda berkelanjutan yang terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat.

“Semangat pengabdian seperti inilah yang dibutuhkan. Pemerintah hadir bersama para dokter dengan empati dan kepedulian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sebelum rombongan diberangkatkan, Bupati juga mengingatkan seluruh peserta riding agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban di jalan, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Program IDI Mengabdi untuk Negeri menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya dilakukan di ruang praktik dan rumah sakit, tetapi juga dapat hadir langsung menyentuh masyarakat hingga pelosok desa.

Melalui semangat gotong royong, kolaborasi, dan pengabdian, IDI Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap semakin banyak warga memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala jarak maupun biaya. (OM)