Puluhan Ribu Jamaah Ikuti Sholawat Kebangsaan, Gus Ali : Sosok Ganjar Pemimpin yang Cinta Sholawat

Budaya, Politik, Sosial1,919 views

KUNINGAN ONLINE – Puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah memadati lapangan Desa Dukuhmaja, Kecamatan Luragung, Rabu (4/10/2023) malam, mereka larut dalam acara Sholawat Kebangsaan bersama Gus Ali Gondrong Mafia Sholawat.

Diawali dengan orasi kebangsaan dari Tokoh Masyarakat Kabupaten Kuningan Rana Suparman, yang juga Anggota DPRD Kuningan. Dalam orasinya Rana mengajak jamaah Sholawat Kebangsaan Menjemput Ganjaran.

Iklan

Dalam ceramahnya Gus Ali menyampaikan ada sosok pemimpin yang cinta sholawat, yang cocok menjadi Presiden dialah Ganjar Pranowo.

“Bagi masyarakat Indonesia yang sebentar lagi akan menghadapi pemilihan umum. Berbeda pandangan politik itu suatu hal yang wajar,” ujarnya.

Iklan

Ia berharap, jangan sampai perbedaan pandangan politik itu sampai memecah belah persatuan. Sebaliknya, perbedaan politik dijadikan landasan untuk semakin mempererat persaudaraan.

“Perbedaan itu biasa tapi jangan membeda-bedakan. Yang masalah itu kalo kita membeda-bedakan. Hak pilih itu urusan pribadi, tapi jangan sampai kita terpecah belah,” ungkap Gus Ali.

Gus Ali mempersilahkan masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani. Sosok pemimpin ideal jangan dikesampingkan.

“Karena pemimpin ideal itu bisa diandalkan untuk mempersatukan perbedaan dan menjaga Kebhinekaan,” ungkapnya.

Dirinya juga mengingatkan, semua adalah saudara sebangsa dan setanah air yang memiliki kewajiban moral untuk menjaga warisan luhur. Baik kebersamaan, kebhinekaan, persatuan dan kesatuan. 

“Terus merawat kebhinekaan, kebersamaan persatuan dan kesatuannya,” pesannya.

Ketua Panitia, Muhaimin merasa bangga dengan hadirnya puluhan ribu penonton dengan begitu menikmati lagu lagu sholawat yang dibawakan Abah Ali.

“Kami berharap kehadiran Abah Ali ini dapat menambah rasa nasionalime seluruh pengunjung yang hadir. NKRI harga mati, sholawat sampai mati, taubat sebelum mati, 2024 Ganjar presiden RI,” pungkasnya Muhaimin. (OM)