Proton FC Kuningan Ukir Sejarah, Juara Perdana PFL 2 Indonesia Usai Kalahkan Hampton FC Lewat Adu Penalti

Olahraga105 views

SUKOHARJO – Proton FC Kuningan berhasil mencatatkan sejarah gemilang di dunia futsal nasional. Tim asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, itu resmi menjadi juara perdana Pro Futsal League 2 (PFL 2) Indonesia setelah menaklukkan Hampton FC Surabaya melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada partai final yang berlangsung di GOR Bung Karno, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2026).

Laga puncak berlangsung penuh tensi dan menyajikan drama yang menghibur para pecinta futsal. Meski Proton FC sebelumnya unggul telak 5-0 pada pertemuan pertama, sistem kompetisi yang menggunakan perhitungan poin kemenangan membuat Hampton FC masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan.

Iklan

Pada leg kedua, Hampton FC tampil agresif sejak awal pertandingan. Proton FC sempat unggul 1-0 hingga turun minum, namun tim asal Surabaya itu bangkit di babak kedua dan berhasil membalikkan keadaan menjadi kemenangan 5-2.

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengantongi satu kemenangan, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di extra time, kedua tim kembali menunjukkan permainan ngotot dan berimbang hingga skor 1-1 bertahan sampai akhir.

Iklan

Penentuan juara pun harus dilakukan melalui adu penalti. Dalam momen yang menegangkan tersebut, para pemain Proton FC tampil lebih tenang dan efektif dalam mengeksekusi tendangan. Proton FC akhirnya memastikan kemenangan 4-3 dan mengunci gelar juara PFL 2 musim 2026.

Sejumlah pemain tampil menonjol sepanjang laga final. Gol-gol yang tercipta dalam pertandingan dihasilkan oleh Guntur P., Ortega P., Yoga Aditya, M. Fathur, Izzat Wildan, serta Aldi R. yang mencetak dua gol.

Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, mengaku bangga atas perjuangan seluruh elemen tim yang mampu menuntaskan target promosi sekaligus meraih gelar juara pada musim bersejarah ini.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pemain, pelatih, ofisial, manajemen, sponsor, dan doa masyarakat Kuningan yang selama ini memberikan dukungan luar biasa kepada Proton FC. Kami sangat bersyukur bisa menorehkan sejarah sebagai juara perdana PFL 2 dan memastikan promosi ke Pro Futsal League,” ujar Thony.

Menurutnya, perjalanan Proton FC menuju gelar juara tidaklah mudah. Tim harus melewati berbagai tantangan sepanjang kompetisi hingga akhirnya mampu berdiri di podium tertinggi.

“Kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kuningan dan seluruh keluarga besar Proton FC. Ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari tantangan yang lebih besar. Kami akan mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk bersaing di Pro Futsal League musim depan,” katanya.

Thony juga berharap keberhasilan Proton FC dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kuningan untuk terus berprestasi di bidang olahraga.

“Kami ingin membuktikan bahwa klub dari daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Kuningan untuk terus bermimpi dan bekerja keras meraih prestasi,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah Proton FC. Selain membawa pulang trofi juara, tim kebanggaan masyarakat Kuningan tersebut juga memastikan diri promosi ke kompetisi kasta tertinggi futsal Indonesia, yakni Pro Futsal League (PFL), untuk musim mendatang.

Prestasi Proton FC menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Kesuksesan ini sekaligus membuktikan bahwa klub asal daerah mampu bersaing dan meraih prestasi di level nasional.

Dengan status sebagai juara PFL 2 2026 dan tiket promosi yang telah digenggam, Proton FC kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih besar di Pro Futsal League musim depan. Semangat juang, mental juara, dan kerja keras yang ditunjukkan sepanjang musim menjadi modal berharga untuk bersaing dengan klub-klub terbaik futsal Indonesia. (OM)