Program KDMP Perkuat Hilirisasi Pangan, HRA-Wabup Tuti dan Dandim Tinjau KDMP Bandorasa Wetan

Politik, Sosial48 views

KUNINGAN ONLINE – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai memperkuat pijakannya di Kabupaten Kuningan sebagai langkah strategis dalam mewujudkan hilirisasi pangan dan kemandirian ekonomi desa.

Program ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat desa.

Iklan

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan, bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh. Hafda Prima Agung, Kepala Disperindag Kuningan Toni Kusmanto, Camat Cilimus Ade, serta perangkat Desa Bandorasa Wetan meninjau bangunan KDMP di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Selasa (29/4/2026).

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan menjelaskan bahwa kehadiran koperasi ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong hilirisasi di bidang pangan dan energi di seluruh daerah.

Iklan

Menurutnya, sebagai legislator, dirinya menjalankan fungsi pengawasan agar pembangunan KDMP benar-benar siap dan dibangun dengan infrastruktur yang kokoh serta kualitas terbaik.

“Sebagai legislator, saya memastikan bahwa KDMP di lokasi ini sudah siap bahkan dibangun dengan infrastruktur yang kokoh dan kualitas terbaik. Ini juga menjadi bukti perhatian Ibu Tuti sebagai kader Gerindra yang konsisten menjalankan amanat Presiden Prabowo,” kata Kapoksi Komisi XII DPR RI.

Politisi asal Dapil Jabar X menambahkan, KDMP nantinya tidak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan petani seperti pupuk, tetapi juga mampu memotong mata rantai distribusi agar harga pupuk lebih terjangkau bagi petani.

Selain itu, koperasi juga berpotensi mengelola minyak goreng bekas pakai atau minyak jelantah yang memiliki nilai ekonomi untuk diolah menjadi bahan baku avtur melalui kerja sama dengan Pertamina.

“Sekam gabah juga bisa dimanfaatkan untuk bioetanol. Jadi koperasi ini memiliki peran besar dalam hilirisasi energi dan pangan,” jelas Suami Hj. Dian Marina Puspita (DMP).

KDMP juga diharapkan menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat desa, termasuk akses permodalan dengan bunga rendah agar warga terbebas dari jeratan rentenir.

Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, menekankan bahwa KDMP akan menjadi solusi nyata bagi para petani di wilayah pelosok.

“Misalnya petani komoditas seperti kapulaga, pala, cengkeh, dan padi, kini tidak lagi kesulitan memasarkan hasil panennya ke kota karena koperasi hadir langsung di tengah desa,” ujar Wabup Tuti.

Selain mendukung sektor ekonomi, kehadiran koperasi ini juga diharapkan mampu mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa.

“Jadi bukan hanya ekonomi, tetapi juga pelayanan kesehatan masyarakat desa bisa lebih mudah dijangkau,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0615/Kuningan Letkol Arh. Hafda Prima Agung menegaskan bahwa TNI berkomitmen mengawal proses pembangunan infrastruktur koperasi agar selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis yang dipersyaratkan oleh Agrinas.

“Kami berharap tahun 2026 ini minimal 250 titik koperasi sudah terbangun di wilayah Kuningan, dan pembangunan maksimal diupayakan selesai pada akhir Juli,” ujarnya.

Ia juga memastikan bangunan KDMP menggunakan material berkualitas tinggi dengan struktur tanah yang stabil dan mampu menahan beban kendaraan berat.

“Seperti yang kita lihat, bangunan KDMP dipastikan menggunakan bahan berkualitas tinggi dengan struktur tanah yang stabil dan tahan terhadap beban kendaraan berat,” pungkasnya. (OM)