Pasca Pengumuman DCT, Tina Wiryawati Siap Lanjutkan Program Pro Rakyat dan Sejahterakan Rakyat di Dapil Jabar 13

Politik, Sosial, Wisata3,999 views

KUNINGAN ONLINE – Pasca pengumuman Daftar Calon Tetap (DCT) Calon Anggota Legislatif (Caleg), Tina Wiryawati kembali maju di Daerah Pemilihan Jawa Barat 13 yang melingkupi Kabupaten Kuningan, Ciamis, Kota Banjar dan Pangandaran dengan nomor urut satu.

Perempuan kelahiran Solo asal Partai Gerindra saat menjabat Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat terkenal aktif turun kepada masyarakat di Dapil Jabar 13. Terutama, sebagai inisiator Desa Wisata Sawah Lope Desa Cikaso Kecamatan Keramatmulya.

Iklan

Tina turut membantu dalam proses pembentukan kerjasama antar Pemerintah Daerah dengan mengembangkan menggandeng kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata (STIEPARI) Semarang untuk peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang pariwisata dan perekonomian.

“Awalnya tahun 2020, mendengar aspirasi banyak orang yang menganggur dimasa pandemi Covid-19. Hal itulah yang membuat dirinya terketuk untuk mengkongkretkan aspirasi tersebut dengan menginisiasi dan mengajak dari sisi akademis kampus STIEPARI yang memiliki program yang cocok, yakni dengan program Tri In One,” papar Tina kepada awak media, Senin (6/11/2023).

Iklan

Legislator asal Partai Gerindra itu menyebut, program Tri In One untuk meningkatkan sumber daya manusia dibidang pariwisata.

Program Tri In One, lanjut Tina, bagi warga lulusan SMA/SMK sederajat yang kurang mampu, bisa difasilitasi untuk kuliah di kampus STIEPARI sambil bekerja.

“Jadi di mana penempatan kerjanya dari pihak STIEPARI yang menyalurkan di perusahaan-perusahaan yang ada di semarang. Bahkan dari Kuningan sendiri sudah ada ratusan yang mengikuti program ini,” paparnya.

“Itulah langkah kongkrit dalam menggurangi penggauran, dan memberikan fasilitas bagi para lulusan SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan kuliah dan sambil bekerja. Selain itu juga, dengan upah UMR di Jawa Tengah, ditambah pengasilan saku maupun lembur,” sambungnya.

Selain di Kabupaten Kuningan, Program kongkret lainnya ialah di Kota Banjar dengan pelatihan pelatihan barista yang merupakan salah satu program kerja dibawah naungan Tina Wiryawati Center (TWC), pada tahun 2021.

“Alhamdulillah, hasil dari pelatihan itu para pemuda membuka usaha baru dan hingga memiliki beberapa outlet. Misalnya, Ucup Suryatman yang kini berhasil menjalankan usaha dibidang minuman dan makanan dengan brand ‘Asep Thai Tea’,” ungkapnya.

Kemudian, pada sektor pertanian. Tina memaparkan pada tahun 2021 dirinya berkeinginan dalam sektor pertanian di budidaya tanaman Nilam.

“Dulu Tanaman Nilam ini sempet buming dan menjadi nilai ekonomis bagi masyarakat setempat. Namun, ada beberapa hal yang sempat tidak diteruskan oleh masyarakat. Maka dari itu Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangkitkan kembali tanaman Nilam dan kedepan bisa menjadi nilai ekonomis yang baik,” paparnya.

Kemudian, di bidang Kesehatan. Tina yang menjabat sebagai Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Sayap Partai Gerindra konsen memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, melalui layanan kesehatan masyarakat. Saya bersama Tim TWC tidak akan berhenti bergerak untuk masyarakat. Seperti pendampingan bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga kami antar ke rumah sakit yang di Cirebon. Sampai saat ini ada puluhan orang yang telah kami bantu,” ungkapnya.

Alasan kembali maju di Pileg 2024, Tina mengungkapkan program yang saat ini diperjuangkan adalah ‘Melanjutkan Program Pro terhadap Rakyat dan Mensejahterakan Rakyat terutama Rakyat Kecil’.

“Mudah-mudahan program yang saya usulkan dapat dilanjutkan dan direalisasikan di wilayah Dapil Jabar 13,” tegasnya.

Ditanya soal Pilpres, Tina mengatakan bahwa dirinya memiliki motivasi untuk memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Presiden 2024-2029.

“Motivasi saya berjuang untuk memenangkan Pak Prabowo Subianto sebagai presiden periode 2024-2029,” kata Tina.

Tina yang menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi, telah memperjuangkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Lanjut Usia (Lansia) dan Kereta Wisata (Odong-odong) yang masuk kedalam aksesibilitas desa wisata.

Selain itu, sebagai inisiator Kuningan bebas sampah dan mengelola sampah menjadi emas atau pemasukan bagi masyarakat. Tina turut membuat pelatihan-pelatihan bagi masyarakat di Kabupaten Kuningan dan kabupaten lainnya..

“Alhamdulillah, kami pada tahun 2021-2022 telah memberikan pelatihan bagi masyarakat terutama untuk pemerintah desa di Kabupaten Kuningan. Sebab, Indonesia saat ini darurat sampah, hal inilah yang perlu diperhatikan secara pengelolaan dan pemanfaatannya,” ungkap Tina.

Terakhir, yang saat ini menjadi fokus dalam programnya. Tina melakukan pembinaan bagi UMKM di Dapil Jabar 13. Ia melihat, UMKM ini sebagai salah satu kekuatan tiang perekenomian di desa.

“Program yang dilaksanakan oleh TWC saat ini melakukan pembinaan kepada UMKM di Kabupaten Kuningan. Bahkan, ada salah satu Desa yakni Desa Bojong menjadi Desa UMKM dengan banyaknya pelaku usaha, seperti Madu Kuningan, Batik dan sebagainya,” pungkasnya.