MPKU PD Muhammadiyah Kuningan Kedepan Bakal Wujudkan Pelayanan Kesehatan Melalui Klinik Hingga RS

Kesehatan, Sosial5,653 views

KUNINGAN ONLINE – Majelis Pembinaan Kesehatan UMUM (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan, pada hari Sabtu (13/7/2024) mengikuti Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) MPKU JABAR yang bertempat di Islamic Center Muhammadiyah Cipanas, Cianjur.

Dalam acara Rakerwil tersebut mengusung tema “Mendorong pemerataan Amal Usaha Muhammadiyah di Bidang Kesehatan di Jawa Barat”, dan dari perwakilan MPKU PDM Kuningan di hadiri langsung oleh Ketua MPKU PDM Kuningan dr. Arif Wibowo, Sp.OT dan Nana Suryana, S.Kep, Ners., M.Kep sebagai anggota MPKU PDM Kuningan.

Iklan

Ketua MPKU Kuningan dr. Arif Wibowo, Sp.OT, mengatakan MPKU ke depannya memiliki potensi yang bagus karena Muhammadiyah mempunyai kekuatan yang besar dalam sektor Kesehatan dan Pendidikan, merupakan elemen penting bagi kemajuan bangsa terutama kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.

“Selama Muhammadiyah berperan besar dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia terkhusus di kabupaten Kuningan, Jawa Barat,” kata Arif kepada Kuninganonline.com, Selasa (16/7/2024).

Iklan

Ia memaparkan, MPKU memiliki Visi dan Misi yang jelas dalam meningkatkan kesehatan umum masyarakat. Misi ini mencakup pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, penelitian kesehatan serta advokasi dan aksi sosial untuk memperbaiki system kesehatan di Indonesia.

Sedangkan, lanjutnya, Visi Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) telah ditetapkan dalam Tanfidz Keputusan Muktamar ke-48 Muhammadiyah Tahun 2022.

“Yaitu, berkembangnya fungsi pelayanan kesehatan Islami yang unggul berbasis Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) sebagai aktualisasi dakwah Muhammadiyah,” ujarnya.

Diterangkan Arif Majelis Pembinaan Kesehatan Umum memiliki sasaran strategis yang ingin dicapai sampai dengan tahun 2027. Selanjutnya, sasaran strategis tersebut diterjemahkan menjadi sasaran kinerja.

“Bidang Perumah-Sakitan, Bidang Klinik dan Pelayanan, Kesehatan Tingkat Pertama, Bidang Kesehatan Masyarakat, Bidang Advokasi Kebijakan, Bidang Kerja Sama Kelembagaan dan Bidang Sumber Daya Insani serta Bidang Tata Kelola dan Kelembagaan,” terangnya.

Sampai saat ini Persyarikatan sudah mempunyai ratusan rumah sakit dan ribuan klinik yang tersebar di seluruh indonesia. Amal Usaha Muhammadiyah di bidang Kesehatan ini setidaknya dapat menghidupi 17 ribu keluarga sebagai karyawan langsung, melayani kurang lebih 12.5 juta pasien pertahun baik dari warga Muhammadiyah sendiri dan masyarakat umum.

“Harapan ke depan MPKU PDM Kuningan dapat mewujudkan sebuah tempat pelayanan kesehatan umum baik Klinik kesehatan sampai Rumah Sakit yang akan siap melayani warga Muhammadiyah, mahasiswa Universitas Muhammdiyah Kuningan, siswa sekolah-sekolah muhammadiyah dan masyarakat umum di kabupaten Kuningan,” tambahnya.

Dengan modal potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki MPKU PDM Kuningan saat ini, Dirinya menyebut kekompakan dan kebersamaan dalam visi dan misi dan juga semangat beramal sholih Lillahita`ala tidak mustahil akan bisa mewujudkan cita-cita membangun dan mengembangkan AUM yang Berkemajuan dan Dakwah ke-Muhammadiyahan.

“Dengan adanya fasilitas Pelayanan Kesehatan tersebut sebagai AUM Kesehatan MPKU PDM Kuningan, diharapkan semakin mengokohkan peran Muhammadiyah secara langsung dalam pembangunan dan peningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kuningan,” paparnya.

Ditempat yang sama, anggota PD Muhammadiyah Kuningan apt. Wawang Anwarudin, M.Sc. selaku Koordinator yang membidangi MPKU Kuningan mengatakan, tema Rakerwil MPKU ini menjadi spirit dan motivasi bagi MPKU PD Muhammadiyah Kabupaten Kuningan untuk dapat mewujudkan apa yang menjadi tujuan dan target dari agenda Rakerwil MPKU Jawa barat ini.

“Semoga dari agenda Rakerwil ini semakin memantapkan program-program strategis MPKU PDM Kuningan, diantara program strategis yang terdekat adalah berdirinya Amal Usaha Kesehatan Muhammadiyah Kuningan berupa Klinik Kesehatan yang bekerjasama dengan STIKes Muhammadiyah Kuningan yang telah berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Kuningan,” pungkasnya. (OM)