Maulid Nabi Muhammad, Kalapas Kuningan Ajak Warga Binaan dan Petugas Teladani Sifat Nabi

Informasi, Sosial3,362 views

KUNINGAN ONLINE – Dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kabupaten Kuningan melakukan siraman rohani dengan tema “Eratkan Ukhuwah, Perbanyak Ibadah”.

Kegiatan tersebut, diisi dengan tausiah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Dodo Murtado dengan diikuti oleh warga binaan dan seluruh pegawai lapas Kelas II A Kuningan, di masjid At-Tawabbin Lapas Kelas II A Kuningan, Selasa (19/10).

Iklan
Iklan

“Melalui acara seperti ini kami merasakan dukungan moril dan spiritual dari kalangan ulama, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat lainnya, dalam mengemban amanah guna melaksanakan pembinaan bagi warga binaan kami,” tutur Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Gumilar Budirahayu.

Gumilar mengatakan, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas ini adalah salah satu Bentuk Pembinaan kerohanian yang diberikan Pihak Lapas Kepada warga binaannya.

Iklan

“Moment ini saya harapkan tidak hanya sebagai ceremonial untuk memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW, tapi juga untuk kita bisa ikuti dan mewarisi semua sifat Nabi Muhammad SAW, seperti semangat dan spirit sifat-sifat nabi kita,” kata Gumilar.

“Banyak hal yang bisa kita turuti dari keseharian dan kehidupan maupun perlakuan nabi besar Kita. Banyak hal yang positif yang bisa kita contoh dari nabi besar kita,” sambungnya.

Pihaknya juga menyampaikan mengenai isi pesan yang disampaikan Wapres KH. Ma’ruf Amin yang menyinggung tentang penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi prioritas program nasional pemerintah.

“Kegiatan Maulid Nabi ini selaras dengan apa yang disampaikan wapres dimana semangat kita untuk meningkatkan pribadi yang potensial di era globalisasi,” ujarnya.

Gumilar berharap dengan menghadirkan tausyiah dari ahlinya langsung melalui pemberian siraman rohani agar Warga binaan di Lapas Kuningan dapat meningkatkan kualitas diri, meningkatkan keimanan dan bisa berbalik fikir karena Lapas mempunyai fungsi dalam hal pembinaan bagi warga binaannya yang sedang menjalani masa hukuman.

“Tapi kalian disini bisa mempersiapkan diri untuk kembali kepada masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik dan bersaing dengan masyarakat lain,” imbuhnya.

Maka dari itu, lanjut Gumilar, berproses, harus berikhlas diri dan berusaha untuk menjadi pribadi yang baik.

“Pribadi yang bertanggung jawab kemudian manfaatkan kesempatan yang kita berikan ini sebaik mungkin,” pungkasnya. (OM)