Masa Tenang, Panwascam Karangkancana Siaga Pengawas

Politik, Sosial1,186 views

KUNINGAN ONLINE – Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Karangkancana terus meningkatkan pengawasan sampai tahapan masa tenang pemilu 2024. Sebab, masa aktif kampanye peserta pemilu sampai dengan 10 Februari 2024 kemudian dilanjutkan masuk tahapan masa tenang dari 11 sampai 13 Februari 2024.

Ketua Panwascam Karangkancana, Aldi Nurcahya mengatakan masa kampanye Pemilu 2024 di Kecamatan Karangkancana, dipastikan berjalan kondusif.

Iklan

Tidak ditemukan pelanggaran yang dilakukan peserta pemilu sejak kampanye dimulai pada 28 November 2023. Kendati demikian, tetap mewaspadai berbagai potensi pelanggaran. Terlebih, memasuki masa tenang Pemilu 2024.

“Alhamdulillah, kampanye berjalan kondusif, semua peserta pemilu memiliki komitmen yang sama untuk mensukseskan Pemilu 2024. Kami selalu memantau setiap pergerakan para peserta pemilu agar tetap kita bisa awasi. Tentu saja, ini berkat dukungan semua pihak khususnya unsur Forkopincam,” ujar Aldi yang didampingi oleh Komisioner Ikbal Tawakal dan Indah Rahmawati di kawasan Cibeureum.

Iklan

Iklan

Memasuki masa tenang, Aldi menyampaikan bahwa pihaknya melakukan berbagai bentuk pengawasan melekat (waskat) salah satunya melakukan Patroli Pengawasan.

“Masa tenang kadang-kadang menjadi tahapan yang justru tidak tenang, untuk itu kami melakukan langkah-langkah pengawasan melekat seperti Patroli Pengawasan ke setiap desa, semuanya kondusif dan berjalan dengan baik. Semua siaga satu, PKD didampingi oleh PTPS juga agar lebih maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Ikbal Tawakal Kordiv Pencegahan, Hukum dan Humas menyampaikan bahwa pihaknya mengatisipasi terjadinya politik uang (money politic) yang mungkin saja dilakukan oleh berbagai pihak.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengatisipasi terjadinya politik uang atau bahkan serangan fajar. Semua Komisioner dan Pengawas Desa siaga di desa masing-masing di damping oleh Pengawas TPS juga. Alhamdulillah semua kondusif dan berjalan aman, namun tentu saja ini semua memerlukan kesadaran semua pihak khususnya masyarakat itu sendiri, jangan sampai menggadaikan hak demokrasi karena di iming-imingi uang semata,” paparnya.

Sementara terkait pengawasan logistik pemilu, Aldi menambahkan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Ada dua tahap pengiriman logistik Pemilu yaitu Tahap Pertama dilakukan pada tanggal 31 Januari 2024 dan tahap kedua yaitu pada tanggal 08 Februari 2024.

Adapun logistik pemilu yang disimpan di gudang PPK, terang Aldi, yakni bilik suara, kotak suara, dan surat suara. Ia memastikan logistik pemilu yang ada dalam kondisi baik dan tersegel.

“Sebanyak 335 kotak suara berada di gudang PPK, adalah kotak suara DPD, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten, selanjutnya ada 267 bilik suara dan beberapa perlengkapan pemilu lainya” terangnya.

Aldi menuturkan, kotak suara, bilik suara dan perlengkapan pemilu untuk 67 TPS sudah didistribusikan ke sembilan desa di Kecamatan Karangkancana pada Senin (11/2).

“Untuk pergeseran dari PPK ke PPS, kita instruksikan Panwas kelurahan koordinasi dengan PPS terkait jadwal pendistribusian logistik dari PPK ke kelurahan atau ke TPS. Itu didistribusikan pada H-3 ke Desa,” tandasnya

Selain melakukan berbagai pengawasan, Panwaslu Karangkancana juga melakukan kegiatan penertiban Ala Peraga Kampanye (APK) bekerja sama dengan unsur Forkopincam baik dari Unsur TNI, Polri dan Polisi Pamong Praja (Pol PP).

Menurut Indah Rahmawati selaku Kordiv Penanganan perkara dan Sengeta menyampaikan penertiban Alat Peraga Kampanye atau APK pada tanggal 11 Februari 2024, dari kegiatan ini berhasil kita tertibkan bendera partai sebanyak 631, baligo 368 dan spanduk 81 lembar.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik dan kami memastikan Karangkancana zero APK. Tentu saja kami haturkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu, sehingga kegiatan berjalan sukses,” pungkasnya. (OM)