KUNINGAN ONLINE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan mulai memanaskan mesin politiknya dengan menatap target ambisius pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Partai berbasis Nahdliyin tersebut menargetkan mampu meraih sedikitnya 10 kursi di DPRD Kabupaten Kuningan.
Ketua DPC PKB Kuningan, Drs. H. Ujang Kosasih, menyampaikan bahwa target tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PKB untuk menempatkan diri sebagai partai pemenang kedua di Jawa Barat.
Hal itu disampaikannya saat rapat pleno menjelang persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Sekretariat DPC PKB Kuningan, Sabtu (14/3/2026).
Menurutnya, target 10 kursi bukan sekadar angka, melainkan bentuk optimisme sekaligus komitmen partai untuk meningkatkan peran politiknya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Target di 2029 minimal 10 kursi. PKB harus menjadi partai pemenang kedua di Jawa Barat, karena nomor satunya sudah diprediksi Partai Gerindra, itu kata Ketua DPW Jawa Barat,” ujar Ujang.
Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut PKB Kuningan mulai melakukan konsolidasi organisasi sejak awal tahun 2026. Konsolidasi dilakukan hingga ke tingkat akar rumput agar struktur partai semakin solid menjelang kontestasi politik mendatang.
Selain itu, PKB juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin maju sebagai calon legislatif melalui kendaraan politik PKB.
Ujang mengungkapkan, pada periode Juli hingga September 2026 mendatang, PKB Kuningan akan mulai membuka penjaringan dan perekrutan bakal calon legislatif untuk Pemilu 2029.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi partai dalam menyiapkan kader-kader terbaik sejak dini, sekaligus memberi kesempatan kepada tokoh masyarakat, kader muda, hingga figur potensial lainnya yang memiliki komitmen untuk berjuang bersama PKB.
“Kami sejak awal tahun 2026 sudah mulai melakukan pendekatan, komunikasi, dan koordinasi dengan para tokoh masyarakat, pengusaha, pesantren, hingga birokrat yang dimungkinkan mencalonkan diri sebagai caleg melalui PKB,” katanya.
Ia menambahkan, penjaringan bakal calon legislatif sejak dini tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB kepada seluruh struktur partai di daerah agar melakukan persiapan lebih matang dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Kenapa PKB menjaring lebih dini? Ini merupakan instruksi dari DPP sebagai upaya persiapan yang lebih matang untuk menjadi partai pemenang,” jelasnya. (OM)





