Mantan Bupati Kuningan Acep Purnama Meninggal di Usia 65 Tahun, PJ Bupati : Mari Kita Doakan

Informasi, Sosial84 views

KUNINGAN ONLINE – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, telah meninggal dunia H. Acep Purnama, SH., MH (65) Bupati Kuningan Periode 2016-2018 dan Periode 2018-2023, pada hari Kamis 23 Mei 2024, sekira Pukul 12.00 WIB di Rumah Sakit Immanuel Bandung.

Rencana jenazah akan diberangkatkan dari Bandung pukul 14.30 WIB, dan akan di mandikan di kediaman Almarhum di BTN Cigugur Jalan Wahana 3 samping Masjid Al-Islah RT 30/ RW 15 Kelurahan Cigugur.

Iklan

Iklan

Selepas itu di sholatkan dan di lepas secara resmi oleh Pj. Bupati Kuningan Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.Pd di Masjid Syi’arul Islam Kuningan, kemudian akan di makamkan di TPU BTN Cigugur.

Iklan

Acep Purnama, SH., MH, dilantik menjadi Bupati Kuningan menggantikan Hj. Utje Choeriah Suganda, S.Sos, M.AP pada sisa masa jabatan 2016-2018, dan kembali terpilih menjadi Bupati Kuningan pada pemilihan kepala daerah tahun 2018 bersama H. M. Ridho Suganda, M.Si.

Almarhum meninggalkan seorang istri Hj. Ika Siti rahmatika, SE, 5 orang anak dan 4 orang cucu. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua DPRD tahun 2009-2013, Wakil Bupati Kuningan tahun 2013-2016, Bupati Kuningan Tahun 2016-2018, dan Bupati Kuningan 2018-2023. Selain jabatan politis Almarhum adalah seorang pengusaha di bidang perhotelan dan perdagangan hasil bumi.

Atas nama pemerintah Kabupaten Kuningan, pribadi dan keluarga Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.Pd dan Sekretaris Daerah Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya H. Acep Purnama, SH., MH, semoga Almarhum meninggal meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Serta atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas, pengabdian untuk pembangunan di Kabupaten Kuningan selama menjabat sebagai Bupati Kuningan.

“Kita doakan semoga Almarhum H. Acep Purnama, SH., MH mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, di ampuni segala dosa kekhilafannya,” pungkasnya. (OM)