KUNINGAN ONLINE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaunching Progam Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3), di Aula Kantor Desa Kertayasa Kecamatan Sindangagung, Selasa (14/9).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Bupati Kuningan Acep Purnama, Anggota KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi sekaligus meresmikan program DP3 dengan tagline “Dari Desa untuk Indonesia”.
Bupati Kuningan, Acep Purnama menyampaikan, program DP3 merupakan salah satu program yang dicanangkan KPU Pusat untuk mendorong masyarakat agar lebih cerdas dan mandiri, termasuk bertanggung jawab sebagai anak bangsa dalam menyalurkan hak pilih dalam demokrasi.
”Saya menyambut baik kegiatan ini, karena area desa ini area kecil dari sebuah proses interaksi sosial antar peserta, termasuk pembangunan ekonomi, wilayah dan kehidupan dalam demokrasi,” ujarnya.
Pihaknya berharap untuk bersama-sama dapat menciptakan iklim demokrasi baik, agar terhindar dari tindakan atau perbuatan yang tidak dibenarkan. Termasuk hari ini karena kemajuan teknologi, akan semakin mudah terhasut hoaks yang mengarah perpecahan.
“Saya mendukung kegiatan ini, karena dengan adanya pendidikan demokrasi ini, insya Allah akan tersusun demokrasi yang rapih dan baik, sehingga demokrasi desa bisa dipahami sebagai embrio untuk terciptanya penguatan politik guna hari ini dan berkelanjutan untuk masyarkat,” imbuhnya.
Senada yang disampaikan oleh Bupati Kuningan, Anggota KPU RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Menyampaikan bahwa, Pelaksanaan Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan bertujuan untuk membangun kesadaran politik masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat, mengedukasi masyarakat dalam memfilter informasi.
Ia juga menjelaskan, agar masyarakat tidak mudah termakan isu hoaks terkait kepemiluan, menghindarkan masyarakat pada praktik politik uang yang sering terjadi menjelang Pemilu dan Pemilihan, meningkatkan kuantitas dan kualitas partisipasi pemilih; dan membentuk kader yang mampu menjadi penggerak dan penggugah kesadaran politik masyarakat.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini desa sebagai demokrasi yang lebih substantif akan terwujud serta terciptanya kemandirian dan kecerdasan untuk masyarakat dalam memilih,” harapnya.









