Koperasi Karya Nugraha Dipaksa Angkat Kaki, Kohe Terancam Jadi Masalah Lagi

Pemerintahan, Sosial1,982 views

KUNINGAN ONLINE – Polemik pengelolaan limbah kotoran hewan (kohe) sapi kembali mengemuka. Koperasi Karya Nugraha mengaku kecewa atas keputusan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan yang meminta mereka mengosongkan lahan penampungan dan pengolahan limbah yang selama ini digunakan.

Ketua Koperasi Karya Nugraha, Iding Karnadi, menuturkan bahwa dirinya dipanggil oleh pihak pemda untuk membahas persoalan kohe yang kerap menjadi keresahan masyarakat. Namun, alih-alih mendapat dukungan, koperasi justru diminta angkat kaki.

Iklan

“Katanya mau disewakan ke investor lain. Saya tidak bisa berkomentar terlalu jauh, karena sadar lahan itu milik pemda. Hanya kami terkejut, kenapa malah disewakan ke pihak lain,” ungkap Iding dengan nada kecewa saat ditemui, Senin (11/9/2025).

Menurutnya, langkah pemda ini justru menghambat upaya pengelolaan limbah yang sedang berjalan. Ia khawatir, jika dibiarkan tanpa solusi, limbah kohe akan kembali menimbulkan keresahan warga.

Iklan

Kekecewaan koperasi juga semakin dalam lantaran armada mobil bantuan untuk pengangkutan limbah yang sempat ditarik pemda hingga kini tak kunjung dikembalikan. Padahal, kata Iding, disposisi dari Bupati Kuningan untuk mengembalikan kendaraan tersebut sudah turun.

“Terus terang kami sangat membutuhkan armada itu. Kami tiap hari harus mengangkut kohe dari kandang peternak ke tempat pengolahan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemda Kuningan melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik ini.

Koperasi Karya Nugraha berharap adanya kejelasan dan itikad baik dari pemda, agar kerja keras mereka dalam mengelola limbah tidak terhenti, sekaligus menghindarkan masyarakat dari dampak buruk penanganan kohe yang tidak optimal. (OM)