Ketua dan Pengurus DPC Apdesi di Lantik, PJ Bupati: Mari Bersinergi, Ciptakan Kuningan Lebih Baik

Pemerintahan, Sosial2,977 views

KUNINGAN ONLINE – Ketua dan Kepengurusan DPC Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Kuningan resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk kepengurusan periode 2023-2028. Bertempat di Ball room Hotel Santika Premiere Linggajati Kuningan, Pj Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.pd hadir untuk menyaksikan prosesi tersebut, Rabu (24/1/2024).

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Dandim 0615 Kuningan, Kajari Kuningan, yang mewakili Ketua PN Kuningan, Sekretaris Daerah Kuningan, Para Kepala Perangkat Daerah dan beberapa tamu undangan lainnya.

Iklan

Proses pelantikan sendiri, dipimpin langsung oleh DPD APDESI Jawa Barat yang diwakili oleh Budi Santoso SE. Dengan penuh khidmat, secara serempak pengurus yang dilantik, mengikuti ikrar yang dibacakan oleh Budi.

Ketua Umum APDESI Kuningan terpilih Hj Heny Rosdiana mengucapkan rasa syukur atas adanya undang-undang Desa. Karena dengan adanya undang-undang tersebut, memberikan keleluasaan kepada pemerintah Desa untuk lebih berkembang dan maju.

Iklan

“Sejak tahun 2015 Desa-Desa mulai berbenah membangun Desa, dari infrastruktur jalan, jembatan, pemberdayaan ekonomi, pertanian, dan pembukaan lokasi wisata Desa,” ucapnya.

Kepala Desa Linggasana itu mengatakan bahwa, APDESI berperan dalam mengawal kebijakan dari pemerintah untuk kepentingan dan kesejahteraan Desa di seluruh Indonesia.

“Fungsi APDESI sebagai media koordinasi, komunikasi, advokasi, dan memfasilitasi antara pengurus dengan anggota. Serta kemitraan dengan menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah,” jelasnya.

Menyikapi wacana revisi undang-undang nomor 6 tahun 2014, mengenai periodisasi masa jabatan Kepala Desa menjadi 9 tahun bisa segera terealisasi dan akan kita kawal bersama-sama.

“Harapan peningkatan kesejahteraan Kepala Desa dan perangkat Desa semoga menjadi hal yang benar-benar kita terima,” imbuhnya.

Menurut Henny, Kekompakan harus dijalin dimulai dari pengurus DPC Apdesi Kabupaten Kuningan, DPK Apdesi se-Kabupaten Kuningan, para Kepala Desa, serta perangkat Desa.

“Mari kita bersama-sama mendorong percepatan revisi undang-undang Desa, dan mari bersama membangun Desa dari kita untuk kita,” ajak Henny.

Sekretaris Apdesi Jabar Budi Santoso SE, yang mewakili Ketua Apdesi Jabar menyampaikan untuk Apdesi Kuningan, supaya berkolaborasi dengan unsur-unsur Yudikatif, Legislatif, dan Eksekutif yang ada di pemerintahan daerah.

“Apdesi Jabar adalah organisasi besar, ada di 19 Kabupaten/Kota di Jabar. Maka dari itu titip buat para Kepala Desa, untuk tidak tersangkut permasalahan hukum atas penggunaan anggaran-anggaran yang ada di Desa,” pesan Budi.

Dana Desa yang mulai turun pada tahun 2015, merupakan hasil proses yang begitu panjang. Merupakan buah perjuangan, dari keterlibatan para Kepala Desa yang ada di seluruh Indonesia.

Budi Santoso S.E, selaku Sekretaris DPD Apdesi Provinsi Jawa Barat mewakili Ketua DPD Provinsi Jawa Barat bertindak untuk melantik dan mengambil sumpah DPC Apdesi yang saat ini di Ketua oleh Hj Henny Rosdiana selama 5 tahun ke depan. Hj Henny Rosdiana sendiri merupakan Kepala Desa Linggasana Kecamatan Cilimus.

“Kami yakin bahwa saudara-saudara mampu melaksanakan tugas organisasi dengan baik sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan” Ucap Budi pada saat pelantikan.

Budi mengungkapkan bahwa bantuan dana Desa yang telah digulirkan oleh Pemerintah pusat sangat membantu pertumbuhan Desa-desa di Jawa Barat, salah satunya di Kabupaten Kuningan.

“Desa mulai berbenah membangun infrastruktur seperti jembatan, pengaspalan jalan, pengembangan potensi wisata, ruang terbuka hijau dan pengembangan UMKM masyarakat. Apdesi di harapkan dapat hadir dan melaksanakan tugas-tugas koordinasi dengan tujuan untuk kemashlahatan masyarakat banyak,” ucapnya.

Iip Hidajat, sapaan akrab Pj Bupati Kuningan dalam arahannya mengajak kepada DPC Apdesi untuk bergerak dan berkolaborasi bersama-sama memajukan Kuningan.

“Mari kita bersinergi untuk menciptakan Kuningan yang lebih baik, lebih nyaman dan lebih menyenangkan dengan kolaborasi pentahelix. Saat ini bukan saatnya untuk menjadi superman, tetapi yang ada adalah superteam” Tutur Iip

Selanjutnya Iip menyebutkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan banyaknya suku, budaya dan bahasa. Dengan 4 pilar kebangsaan yang menopang, Indonesia tetap kokoh berdiri sebagai suatu bangsa yang utuh.

“Salah satu dari 4 pilar tersebut adalah Pancasila, dimana Pancasila merupakan ideologi yang berasal dari kearifan lokal nenek moyang kita. Kita patut bersyukur karena dengan Pancasila, Indonesia tetap menjadi negara Kesatuan yang tidak terbelah-belah. India, misalnya, dulu ingin mengubah negaranya menjadi Negara agama, tetapi malah terpecah menjadi beberapa Negara seperti Bangladesh dan Pakistan,” sebutnya.

Selanjutnya Iip Hidajat mengungkap peran para Kepala Desa di seluruh Indonesia merupakan garda paling depan dalam keutuhan NKRI.

“Saya ucapkan terimakasih kepada para Kepala Desa di Kabupaten Kuningan yang telah menjadi garda terdepan dalam keutuhan NKRI dengan mengupayakan kondusifitas di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (OM)