KUNINGAN ONLINE – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) kini dipimpin oleh kepala baru, dr. Adhiani Koesman.
Dalam perkenalannya, dr. Adhiani menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya sebagai Kepala UPTD PPA Kuningan. Ia mengaku baru sekitar sepekan menjalankan tugas di posisi barunya tersebut.
“Alhamdulillah saya baru dilantik dan diberikan amanah ini. Mudah-mudahan ke depan bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (25/2/2026).
Sebelumnya, dr. Adhiani bertugas sebagai tenaga fungsional di Puskesmas. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas di UPTD PPA, terutama dalam pendekatan pelayanan yang menekankan aspek preventif atau pencegahan.
Ia menegaskan, meski berbeda ranah, pelayanan di Puskesmas dan UPTD PPA memiliki irisan yang tidak jauh berbeda, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.
“Kalau di Puskesmas lebih menekankan pada upaya preventif. Di sini pun tidak jauh berbeda. Pencegahan tetap menjadi fokus, selain pelayanan kuratif dan pendampingan,” jelasnya.
Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kuningan masih menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, ia berharap tidak terjadi peningkatan angka kasus di tahun-tahun mendatang.
“Harapannya tentu semoga tidak terjadi peningkatan lagi. Kita akan terus memperkuat langkah-langkah pencegahan,” katanya.
Sebagai pejabat baru, dr. Adhiani mengaku masih mempelajari berbagai pedoman, panduan, serta standar operasional prosedur (SOP) yang menjadi dasar pelaksanaan tugas di UPTD PPA.
“Semua kegiatan tentu ada SOP dan aturannya. Saat ini saya masih mempelajari panduan dan pedoman yang ada agar ke depan pelayanan bisa lebih optimal,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam meningkatkan kualitas pelayanan, baik dalam aspek pencegahan, penanganan (kuratif), maupun pendampingan berkelanjutan bagi korban.
“Saya sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh tim. Tanpa kerja sama, tentu sulit membawa perbaikan,” tambahnya.
Dengan semangat baru dan pendekatan kolaboratif, dr. Adhiani berharap UPTD PPA Kuningan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat langkah-langkah strategis dalam melindungi perempuan dan anak di Kabupaten Kuningan. (OM)





