Kepala Disdikbud Kuningan U Kusmana : 70% Sekolah Dasar di Kuningan Perlu Perhatian Serius

Pendidikan, Sosial2,172 views

KUNINGAN ONLINE – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, mengungkapkan bahwa sekitar 70% sekolah dasar di wilayahnya membutuhkan perhatian serius terkait rehabilitasi.

Ia menyatakan bahwa banyak sekolah, baik negeri maupun swasta, mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Iklan

“Sekolah-sekolah kita, khususnya SD, banyak yang butuh perhatian serius. Namun, ketika diusulkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), sering kali ada kendala pada data pokok pendidikan (dapodik). Banyak sekolah yang memang membutuhkan bantuan, tetapi karena dapodiknya bermasalah, mereka tidak bisa diprioritaskan,” ungkap U Kusmana, Senin (16/12/2024).

Ia menjelaskan bahwa masalah dapodik kini sudah mulai diatasi dengan menugaskan pendampingan dari bidang pembinaan SD. Namun, keterbatasan anggaran tetap menjadi kendala utama.

Iklan

“Tahun ini hanya 45 SD dan 14 SMP yang bisa direalisasikan melalui DAK. Padahal, kebutuhan kita jauh lebih banyak,” tambahnya.

Selain mengandalkan DAK, U Kusmana menyatakan bahwa usulan juga diajukan melalui APBD Kabupaten dan Provinsi. Namun, keterbatasan anggaran di kedua level ini membuat realisasi bantuan belum optimal.

Kadisdikbud Kuningan juga menegaskan bahwa pihaknya tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta dalam hal tanggung jawab pendidikan. Ia mengajak yayasan yang menaungi sekolah-sekolah swasta untuk berkolaborasi dengan pemerintah mencari solusi bersama.

“Kami tidak membedakan sekolah negeri atau swasta. Semua ini tanggung jawab bersama. Namun, kami juga berharap yayasan yang menaungi sekolah swasta dapat bekerja sama mencari solusi,” ujarnya.

Selain itu, U Kusmana juga memberikan apresiasi kepada anggota DPR RI, Haji Rokhmat Ardiyan, yang turun langsung melihat kondisi sekolah di lapangan.

Ia berharap perhatian ini dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret untuk membantu rehabilitasi sekolah di Kuningan.

“Saya mengapresiasi perhatian langsung dari anggota DPR RI, pak Haji Rokhmat Ardiyan, yang turun ke lapangan. Harapannya, ini dapat membawa solusi nyata. Kami juga berharap lebih banyak anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten turut menyalurkan aspirasinya untuk rehabilitasi sekolah,” tambahnya.

Kusmana menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah dan yayasan penyelenggara pendidikan, baik negeri maupun swasta, adalah kunci dalam memperbaiki kondisi pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Ia berharap perhatian serius dari semua pihak, termasuk pemerintah pusat, untuk membantu mempercepat proses rehabilitasi sekolah yang rusak. (OM)