Hadapi Pemilu 2024, PPP Kuningan Bekali Strategi Saksi di TPS

Politik, Sosial1,969 views

KUNINGAN ONLINE – Dalam mengahadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Kuningan memperkuat mesin partai melalui pembekalan calon saksi.

Saksi dibentuk sebagai ujung tombak pengawalan suara Pemilu di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Maka sangatlah penting Parpol memberikan pembekalan strategi kepada para calon saksi secara menyeluruh. Pembekalan dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis di Hotel Horison Tirta Sanita, pekan lalu.

Iklan

“Saksi Parpol merupakan ujung tombak pengawal suara saat Pemilu 2024. Mereka yang nanti akan terlibat langsung saat pemungutan suara sampai perhitungan suara di tiap TPS,” ujar Ketua DPC PPP Kabupaten Kuningan, dr H Toto Taufikurohman Kosim, Selasa (7/11/223).

Oleh sebab itu, Toto mengatakan, PPP Kuningan telah melakukan kegiatan Bimtek bagi ribuan saksi yang diterjunkan saat pemilu nanti. Dengan Bimtek, saksi yang disiapkan akan lebih berkompeten saat mengikuti proses Pemilu di TPS.

Iklan

“Sesuai instruksi DPP, kami harus memenangkan partai dengan melakukan pembinaan-pembinaan terhadap saksi Pemilu 2024. Kesiapan saksi dari PPP sesuai dengan kebutuhan jumlah TPS di Kabupaten Kuningan,” kata Toto yang juga menjabat Ketua Fraksi PPP DPRD Kuningan.

Dia menyebut, kesiapan saksi yang sudah menjalani bimtek sendiri sebanyak 3.596 orang. Jumlah ini menyesuaikan dengan total jumlah TPS pada pemilu 2024 nanti di Kabupaten Kuningan.

“Kita sampaikan beberapa materi penting saat saksi-saksi kami mengikuti bimtek. Misalnya soal pengisian C1, serta bagaimana sistem penulisan untuk pengamanan suara nanti saat menjadi saksi di setiap TPS,” sebutnya.

Menurutnya, ribuan saksi yang akan diterjunkan merupakan orang-orang pilihan yang telah mengikuti pembinaan dari partai. Mereka disiapkan untuk mengawal proses perhitungan surat suara di Pemilu 2024. Soal target kursi di Pileg 2024 nanti, Ia berharap ada penambahan.

“Mudah-mudahan nanti dari setiap daerah pemilihan itu ada. Kalau sekarang jumlahnya 4 kursi, semoga nanti bisa bertambah minimal 1 kursi setiap dapil,” tandasnya.

Dirinya melihat, potensi kemenangan dari masing-masing caleg di setiap Dapil cukup tinggi. Sehingga minimal target yang bisa diraih adalah 5 kursi dari lima dapil yang ada.

“Saya kira potensi itu ada. Tapi kita maksimalkan dulu per dapil ada wakilnya,” imbuhnya.

Berkaitan dengan Pilpres 2024 sendiri, pihaknya bersama partai koalisi pengusung Ganjar-Mahfud telah membentuk Tim Pemenangan Daerah (TPD). Pembentukan ini sejalan dengan instruksi dari pimpinan masing-masing partai koalisi.

“Kami sebagai koalisi Ganjar-Mahfud telah menyelesaikan tugas kami di Kabupaten Kuningan, untuk membentuk Tim Pemenangan Daerah (TPD). Mudah-mudahan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung partai koalisi dari PDI Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura dapat meraih kemenangan,” harapnya. (OM)