H Rokhmat Ardiyan Tinjau Dapur MBG Pangandaran, Pastikan Program Presiden Tepat Sasaran

Politik, Sosial175 views

PANGANDARAN ONLINE – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan (HRA) melakukan kunjungan kerja ke SPPG Dapur MBG di Kabupaten Pangandaran.

Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran TNI, Anggota DPRD Pangandaran Kang Dede, serta perwakilan pengelola dapur MBG dari Yayasan Puri Annisa Amanah, sebagai bagian dari monitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Iklan

Dalam kunjungannya, H Rokhmat Ardiyan menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan memastikan program prioritas Presiden RI benar-benar sampai kepada para penerima manfaat, khususnya siswa SD, SMP, dan SMA.

“Saya bertugas mengawal agar program Bapak Presiden ini betul-betul sampai kepada anak-anak sekolah. Tadi saya dengar jumlah penerima manfaat sekitar 2.800 siswa,” ujar Kapoksi Komisi XII DPR RI, Rabu (24/12/2025).

Iklan

Ia mengapresiasi kondisi dapur yang dinilai sudah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan kerja. Mulai dari dapur yang bersih, sistem exhaust yang baik, hingga pengelolaan limbah melalui IPAL yang telah tersedia.

“Dapurnya bersih, exhaust-nya bagus sehingga para pekerja tetap sehat. IPAL juga sudah ada. Ini penting agar yang memasak sehat dan hasil masakannya pun sehat,” kata Politisi asal Dapil Jabar X (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran).

HRA sapaannya juga menyampaikan bahwa kualitas makanan mendapat respons positif dari para siswa. Bahkan, ia sempat membacakan beberapa pesan dari penerima manfaat yang menyatakan kepuasan terhadap rasa makanan.

Iklan

“Masakannya enak, banyak yang bilang enak. Ada yang menulis ‘Bu, semangkanya enak banget, besok gini lagi ya’, bahkan ada yang bilang ‘I love you catering’. Ini bukti dapur ini bekerja dengan hati,” ungkap HRA saat membacakan tulisan kesan pesan dari siswa di Pangandaran.

Ia berharap Dapur MBG Pangandaran dapat menjadi percontohan, dengan tetap menjaga keselamatan kerja, kesehatan pekerja, serta ketepatan waktu distribusi makanan.

“Tolong distribusinya tepat waktu, jangan sampai terlambat. Jaga keselamatan kerja dan kebersihan, karena ini menyangkut anak-anak kita,” tegasnya.

Sementara itu, Kang Dede, Anggota DPRD Pangandaran dari Partai Gerindra, menekankan pentingnya pengawasan ketat agar kejadian keracunan makanan yang sempat terjadi di beberapa daerah tidak terulang.

“Pelayanan yang sudah bagus ini harus terus ditingkatkan. Sterilisasi dan higienitas harus benar-benar dijaga. Kami di daerah terus mengawasi dan siap membantu,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dapur tersebut menjadi salah satu dapur MBG terbaik di Pangandaran, baik dari sisi pelayanan maupun manajemen.

Perwakilan TNI yang turut melakukan monitoring menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program MBG merupakan bentuk dukungan terhadap pengawasan kualitas dan keamanan pangan bagi siswa.

“Kami dari TNI ikut memastikan proses memasak hingga distribusi berjalan sesuai standar. Kebersihan, keamanan pangan, dan ketepatan waktu menjadi perhatian utama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar perwakilan TNI di lokasi.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberi manfaat maksimal bagi generasi muda.

“Program ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Karena itu pengawasan harus konsisten dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dapur MBG Pangandaran menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Anggota DPR RI, DPRD, serta TNI. Ia menegaskan komitmen pengelola untuk menjaga kualitas makanan dan kebersihan dapur.

“Kami berkomitmen menjaga higienitas, kualitas bahan makanan, serta rasa. Alhamdulillah respons dari anak-anak sangat positif, ini menjadi motivasi bagi kami,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan limbah dan sisa makanan telah ditangani dengan baik.

“Sisa makanan tidak dibuang percuma, kami sudah bekerja sama untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak. IPAL juga sudah tersedia dan terus kami optimalkan,” katanya.

Kepala dapur menambahkan, pihaknya terus melengkapi perizinan serta meningkatkan standar operasional agar Dapur MBG Pangandaran dapat menjadi percontohan bagi dapur MBG lainnya di wilayah tersebut.

Jumlah penerima manfaat di wilayah tersebut tercatat sekitar 2.800 siswa di Kecamatan Cibubur, Kabupaten Pangandaran.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan, demi mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas di masa depan. (OM)